Cara Mengenali Diri Sendiri untuk Maksimalkan Potensi

REKANBOLA – Pernahkah merasa hidup begitu monoton, lesu dan tidak semangat menjalani aktivitas tanpa tahu alasannya? Bisa jadi Anda mungkin tidak benar-benar mengenal diri sendiri dan menyadari tujuan hidup.

Mengenal diri sendiri bisa menjadi titik awal untuk menuju kebahagiaan dan kedamaian hidup. Kebahagiaan setiap orang pun berbeda-beda, seperti jabatan tinggi, kekayaan, keluarga yang sempurna, dan sebagainya. Tanpa memahami diri sendiri dan mengetahui tujuan hidup tersebut, Anda bakal merasa resah, gelisah, dan seperti kehilangan arah.

Tidak sulit untuk tahu siapa dan apa kemauan diri yang sebenarnya. Coba lakukan refleksi dan meditasi. Di bawah kondisi pikiran yang tenang, manfaatkan untuk mencari tahu pribadimu dan potensi tersembunyi yang dimiliki demi menjadi pribadi yang lebih baik.

Simak 6 cara mengenali diri sendiri melalui VITALS: value (nilai), interest (minat), temperament (emosi), around the clock activities (jam biologis), life mission and meaningful goals (misi), dan strength(kekuatan).

1) Value (Nilai)

Setiap orang memiliki tujuan hidup dan nilai bermacam-macam. Ada yang ingin memiliki karier gemilang, stabilitas finansial, pendidikan tinggi, kesehatan, menjadi dermawan.

Menurut penelitian, dengan memikirkan tujuan tersebut, akan membuat diri termotivasi untuk melakukan hal yang sehat. Dengan mengetahui motivasi diri otomatis akan memahami apa yang bernilai dalam hidup.

2) Interest (Minat)

Minat termasuk hasrat, hobi, apa pun yang menarik perhatian Anda. Untuk mengetahui minat Anda, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan ini: Apa yang membuatmu tertarik? Apa yang membuatmu penasaran? Apa yang menjadi perhatianmu? Jika sudah tahu hal yang membuatmu tertarik, bisa memberi Anda petunjuk tentang hasrat terdalam.

3) Temperament (Emosi/Pembawaan)

Baca Juga:   5 Kebiasaan Baik Lawan Insomnia

Apakah Anda seorang introvert ataukah seorang ekstrovert? Apakah Anda seorang perencana atau tipe orang yang mengikuti arus? Apakah Anda membuat keputusan berdasarkan perasaan atau logika? Apakah Anda lebih suka pada hal detail atau gagasan besar?

Mengetahui jawaban untuk pertanyaan pembawaan diri seperti ini dapat membantu mengarahkan dan memaksimalkan potensi Anda untuk bisa berkembang. Selain itu menghindari situasi yang melemahkan atau tidak cocok dengan Anda.

4) Around the Clock Activities (Jam biologis)

Apakah Anda orang yang terbiasa beraktivitas di pagi hari atau justru di malam hari? Pada pukul berapa Anda merasakan badan dalam kondisi terbaik?

Setiap orang memiliki jam biologis yang mengatur kapan jadwal fungsi tubuh bekerja aktif. Aktif di saat jam-jam terbaik membuat Anda bekerja dalam kondisi terbaik dan menikmati setiap aktivitas yang dijalankan.

5) Life Mission and Meaningful Goals (Misi)

Luangkan waktu untuk memikirkan peristiwa yang paling berkesan yang pernah terjadi dalam hidup. Dari peristiwa bermakna itu mungkin Anda dapat menemukan petunjuk tentang identitas terdalam yang ada pada diri, karier, dan kepuasan hidup yang selama ini dicari.

Dengan mengetahui itu semua, Anda dapat menata tujuan hidup sekaligus menentukan langkah-langkah untuk meraihnya.

6) Strength (Kekuatan)

Kekuatan tidak hanya mencakup kemampuan, keterampilan, dan bakat, tetapi juga kekuatan karakter seperti kesetiaan, rasa hormat terhadap orang lain, kemauan untuk terus belajar, kecerdasan emosional, keadilan, dan sebagainya.

Menyadari kekuatan diri merupakan salah satu dasar membangun kepercayaan diri. Sebab Anda yang cenderung tidak percaya diri karena tidak mengetahui apa kekuatan terbesar dalam diri Anda. Dengarkan pujian dari orang sekitar dan cari tahu keterampilan yang Anda kuasai bisa menjadi petunjuk untuk menemukan kekuatan Anda.

Baca Juga:   Lucinta Luna Ngaku Tak Kenal, Ely Sugigi Ngamuk dan Tulis Sindiran Pedas

Jadilah dirimu sendiri memang terdengar mudah namun sulit direalisasikan. Tapi itu adalah wejangan yang baik untuk hidup yang lebih bahagia. Dengan melakukan segalanya tanpa kepura-puraan membuat Anda tak kehabisan energi untuk melakukan hal yang tidak disukai.

Itulah 6 tolok ukur mengenali diri sendiri untuk dapat memaksimalkan segala kelebihannya. Dengan mengetahuinya maka tak sulit lagi untuk mengembangkan potensi diri supaya berprestasi.