Casillas Juga Kepingin Perpisahan Seperti Iniesta

REKANBOLA –  Barcelona baru saja melepas Andres Iniesta dengan seremoni yang sungguh meriah di Camp Nou. Setelah 22 tahun bersama sejak di akademi, Iniesta akhirnya memutuskan untuk meninggalkan klub yang sudah menjadi identitasnya tersebut.

Seremoni perpisahan Iniesta berlangsung dengan meriah karena di saat yang sama Barcelona juga merayakan double winners La Liga dan Copa del Rey. Bahkan Iniesta tak bisa menahan air matanya menetes.

Hal yang sama tidak terjadi pada Iker Casillas. Sebagai legenda Real Madrid, dia mengakhiri kariernya di tahun 2015 dengan senyap. Tidak ada pesta yang meriah untuk Casillas.

Casillas akhirnya meninggalkan Madrid dan bergabung dengan Porto. Hanya beberapa pemain yang melepasnya. Tapi Casillas tetap dikenang sebagai legenda klub.

 

Baca Juga :

 

Madrid Tidak Memaksa Pergi

Sementara itu, pihak Real Madrid menolak bertanggung jawab soal kepergian Casillas. Mereka mengaku sama sekali tidak pernah memaksa Casillas pergi.

Mengutip fourfourtwo, Casillas pun mengaku bahwa pada saat itu situasinya sedikit berbeda dengan Iniesta saat ini. Dia pun membuka peluang untuk kembali ke Madrid dan mengulang perpisahan itu dengan baik.

“Jika Real Madrid memanggil saya, saya tidak bisa menolak untuk kembali ke klub ini nanti,” ungkap Casillas.

“Saya melihat perpisahan Iniesta dan Torres, ya, situasi saya sedikit berbeda saat itu di Real Madrid.”

“Di masa mendatang akan ada rekonsiliasi dan tidak akan ada masalah lagi. Semua orang akan menyukai perpisahan seperti itu, tapi saya tidak fokus pada itu,” tutupnya.

Baca Juga:   Reputasi Harry Kane Dinilai Justru Menyulitkannya

 

Casillas Sang Juara

Tidak bisa dimungkiri, Casillas adalah salah satu legenda Real Madrid dan timnas Spanyol. Dia sudah menghabiskan 16 musim di tim senior Madrid, pemain yang sudah bermain 167 kali untuk Spanyol ini sudah membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

Selain itu, Casillas juga menjadi pilar utama saat Spanyol menjuarai Euro 2008 dan 2012. Kala itu adalah masa keemasan Spanyol di kompetisi internasional.
Tidak bisa dimungkiri, Casillas adalah salah satu legenda Real Madrid dan timnas Spanyol. Dia sudah menghabiskan 16 musim di tim senior Madrid, pemain yang sudah bermain 167 kali untuk Spanyol ini sudah membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

Selain itu, Casillas juga menjadi pilar utama saat Spanyol menjuarai Euro 2008 dan 2012. Kala itu adalah masa keemasan Spanyol di kompetisi internasional.

 

(Sumber : BOLA.NET)