Cerita Inspiratif Wanita yang Pernah Jadi Gelandangan Kini Bergelar Doktor

REKANBOLA – Sabrina Cohen-Hatton kini meraih kesuksesannya sebagai bos pemadam kebakaran dengan jabatan Deputy Assistant Commissioner di London. Sabrina pun kini memiliki gelar doktor psikologi. Namun hidupnya dulu tidak sebahagia saat ini.

Ketika remaja, Sabrina pernah jadi gelandangan. Masa lalunya yang kelam ini ditutupinya selama bertahun-tahun.

“Aku menghabiskan banyak tahun dengan menutupi dan berpura-pura hal itu tidak terjadi, itu hal yang berat,” ujar wanita 36 tahun itu di acara Lorraine.

Menurut Sabrina banyak orang yang punya pengalaman sepertinya saat ini. Masa lalu menjadi gelandangan membuat seseorang jadi malu, meski kini sudah jadi orang sukses.

“Aku ingin mengatakan bahwa keadaanmu tidak menentukan siapa dirimu, mereka tidak menilai dari mana kamu datang, hanya kamu yang bisa,” ujarnya.

Sabrina menjadi gelandangan setelah keluar dari rumah karena tidak tahan dengan sikap ibunya yang menjadi kasar setelah meninggalnya sang ayah. Sabrina memilih tidur di jalan dengan menjadi gelandangan. Ia bahkan punya pengalaman menyedihkan ketika tidur di trotoar jalan. Mulai dari digoda pria hingga dikencingi ketika sedang tidur.

Meski tak punya rumah, Sabrina tetap punya semangat hidup. Dia tetap bersekolah sambil berjualan majalah. Dari hasil tabungannya, wanita 36 tahun itu bisa menyewa apartemen kecil.

Di usia 18 tahun, Sabrina bergabung menjadi petugas pemadam kebakaran. Sambil bekerja, Sabrina pun kuliah psikologi.

Seiring dengan kesuksesan kariernya, Sabrina pun mampu menyelesaikan kuliah S3-nya. Kini, wanita yang dulu hidup menjadi tunawisma itu kini sukses dengan meraih gelar doktor.

Baca Juga:   5 Tokoh Nyata yang Menginspirasi Karakter di Film Titanic