Cerita Lucu Anak

Rekanbola  —  Cerita Lucu Anak

1. Mengajarkan Anak tentang Kehidupan yang Tak Selalu Mulus

Seorang ibu sedang mengantarkan anaknya ke halte bus dan menunggu di sana sampai bus sekolahnya datang.

Tak lama, bus sekolah tersebut datang juga. Setelah memastikan anaknya masuk, ia pun bergegas pulang ke rumah untuk siap-siap bekerja.

Setelah 30 menit, bel pintu rumah berbunyi. Ternyata, si anak lah yang ada di depan pintu. Ia sangat kaget, karena seingatnya ia sudah melihat anaknya masuk ke bus dan harusnya dia sudah sampai di sekolah.

Ketika pintu terbuka lebar, ia pun sadar bahwa bus sekolah tadi juga ada di depan rumah. Kemudian, ia bertanya kepada anaknya.

“Kok pulang ke rumah dan tidak sekolah?” Anaknya pun menjawab, “Aku keluar dari sekolah, Bu. Sekolah sangat sulit, lama, dan membosankan. Aku tidak suka.”

Si ibu hanya bisa menghela nafas melihatnya dan berkata, “Nak, itulah yang namanya hidup. Selalu ada saja masalah yang datang menghampiri. Sekarang kembalilah ke bus dan pergi ke sekolah”

Si anak hanya bisa melongo. Tampaknya, si ibu hanya ingin mengenalkan pelajaran hidup untuk anaknya supaya sadar bahwa setiap orang pasti mempunyai masalah.

Pelajaran tentang hidup memang baiknya diajarkan kepada anak sedini mungkin. Biar mereka bisa memiliki pikiran yang bijak meskipun umurnya masih belia.

Kaya cerita lucu banget bikin ngakak abis satu ini. Nggak perlu marah-marah kalau anak nggak mau sekolah, cukup beritahu aja dia kalau hidup ini emang udah susah, mau nggak mau ya harus dijalani, kan?

2. Derita Guru Geografi

Seorang guru Geografi sedang mengajari murid-muridnya tentang cara membaca peta. Setelah menjelaskan tentang apa itu lintang, bujur, derajat, menit, guru itu bertanya,

Baca Juga:   8 Pelesetan poster film Aquaman ini kocaknya bikin ngakak sampai basah

“Misalkan kalian saya minta bertemu dengan ibu untuk makan siang di 23 derajat, 4 menit lintang utara dan 45 derajat, 15 menit bujur timur…?”

Belum selesai guru itu bertanya, seorang murid pun tiba-tiba mengacungkan tangan dan menjawab, “Saya rasa ibu akan makan sendirian.”

Buat kamu yang pernah pusing setengah mati belajar pelajaran Geografi, mungkin cerita lucu anak satu ini bakalan bikin perutmu sakit karena nggak bisa berhenti ketawa. Tanpa banyak mikir, si anak langsung membuat guru itu jadi terdiam.

Emang ada orang mau janjian ketemuan pakai acara ngitungin derajat, lintang, bujur, dan hal-hal ribet lainnya? Yang ada ketemuan model begituan sih banyak gagalnya.

3. Asal Muasal Kelinci

Anak kelinci: “Ibu, aku ini asalnya darimana?”

Ibu kelinci: “Sekarang belum saatnya kamu tahu, ibu akan memberitahumu ketika kamu sudah dewasa nanti.”

Anak kelinci: “Ah… bu! Tolong katakan sekarang!”

Ibu kelinci: “Kalau kamu memaksa ingin tahu, baiklah, akan ibu beritahu.”

Anak kelinci: “Ya, bu! Cepat katakan!”

Ibu kelinci: “Kamu berasal dari topi pesulap.”

Cerita dongeng lucu bikin ngakak satu ini bisa menjadi bahan bercandaan kalau suatu waktu ada anak kecil yang tanya kelinci itu lahirnya darimana. Jawab aja kelinci asalnya dari topi pesulap.

Daripada susah-susah jelasin tapi si kecil nggak paham-paham juga? Eh, tapi… habis itu kamu tetap wajib ngasih tahu yang sebenarnya, jangan sampai si kecil percaya gitu aja sama kamu, kan repot nantinya.

4. Kisah Dua Bocah di Rumah Sakit

Bocah 1: “Kenapa kamu di sini?”

Bocah 2: “Aku ke sini untuk operasi amandel.”

Bocah 1: “Jangan takut, waktu aku umur empat tahun juga pernah dioperasi. Kamu hanya perlu tidur dan bangun-bangun dokter akan memberimu es krim. Itu sebenarnya cukup menyenangkan.”

Baca Juga:   10 Foto Ini Buktikan Kalau Tentara Juga Punya Selera Humor

Bocah 2: “Hah… syukurlah. Kalau kamu ngapain ke sini?”

Bocah 1: “Aku mau sunat.”

Bocah 2: “Wah, semoga beruntung, kawan! Aku dulu langsung disunat saat baru lahir dan setelah itu aku tak bisa berjalan selama satu tahun.”

Kira-kira si bocah yang mau sunat ini jadi termotivasi atau malah minta emaknya buat nggak jadi sunat aja? Ya, semoga aja dia bisa berpikiran rasional, jadi nggak perlu parno sama omongan temennya.

Tapi, kalau dia terlanjur nelen mentah-mentah omongan temennya itu, ya… alamat bakalan meronta-ronta deh tuh si bocah kecil. Secara, kadang anak kecil gampang percayaan, apalagi kalau yang ngomong seumuran.

5. Contoh Nama Hewan

Guru: “Murid-murid, coba berikan contoh nama hewan.”

Murid: “Gajah.”

Guru: “Sekarang coba berikan contoh nama hewan lainnya.”

Murid: “Gajah lainnya.”

Ada yang salah sama cerita lucu banget bikin ngakak abis di atas ini? Nggak ada kan, ya? Disuruh nyebutin nama hewan yang dia sebutin. Disuruh nyebutin nama hewan lainnya ya disebutin juga ditambah dengan kata lainnya.

Salahnya di mana coba? Yang salah ya yang nelen mentah-mentah omongan murid ini. Untung ini cuma cerita, kalau beneran mungkin si murid nggak bakal pernah naik kelas.