Cina & Jepang Kembangkan Kereta Api Berkecepatan 500 Km/Jam

 

Rekanbola.com – Sejalan dengan kebijakan Presiden Cina, Xi Jinping dalam membangun kembali jalan sutra yang akan menghubungkan berbagai wilayah di seluruh dunia, sebuah terobosan dalam dunia perkeretaapian kembali mencuat.

Bekerja sama dengan Jepang, pemerintah Cina kini mengembangkan sistem kereta api robot yang dapat mencapai kecepatan 500 km/jam. Menjadikannya sebagai kereta api paling cepat di dunia.

1. Sudah dilakukan percobaan dan produksi generasi pertama

Cina & Jepang Kembangkan Kereta Api Berkecepatan 500 Km/Jam

Dilansir dari South China Morning Post, percobaan dan produksi generasi pertama dan kedua dari Aero Train telah dilakukan di Jepang, dengan mengutip seorang sumber seorang profesor dari Chongqing University of Technology yang merupakan anggota dari proyek ini, Lai Chenguang.

Kepada media Chongqing Morning Post, sang profesor menyebutkan bahwa jalur kereta api ini direncanakan akan beroperasi di Jepang tahun 2025.

2. Lebih cepat dari jalur Nozomi Shinkansen, Jepang

Cina & Jepang Kembangkan Kereta Api Berkecepatan 500 Km/Jam

Dengan kecepatan 500 km/jam, Aero Train dapat memangkat waktu tempuh antara Tokyo dengan Osaka dari semula dua setengah jam menjadi satu jam satu – yang saat ini menggunakan jalur Nozomi Shinkansen, satu dari tiga kereta cepat yang beroperasi di Jepang saat ini.

Proyek Aero Train ini pertama kali dipaparkan oleh para peneliti dari Tohuku University, Sendai di hadapan IEEE International Conference on Robotics and Automation di Shanghai tahun 2011.

3. Pemerintah Cina targetkan 30 ribu km jaringan kereta sampai 2020

Cina & Jepang Kembangkan Kereta Api Berkecepatan 500 Km/Jam

Kebijakan pengembangan kereta cepat ini sejalan dengan rencana pemerintah Cina yang menganggarkan dana US4 554 miliar guna membangun 30 ribu km jaringan kereta api di negara mereka pada tahun 2020. Sejauh ini sudah terbangun sepanjang 22 ribu km.

Baca Juga:   Kepergok Saat Beraksi, Begal Ditembak Polisi di Tangerang

Selain dari segi teknologi, Cina juga berhasil memangkas ongkos pembangunan jaringan kereta cepat jika dibandingkan dengan para pesaingnya, yaitu Jepang dan Jerman.

Bank Dunia memperkirakan bahwa biaya pembangunan jaringan kereta api cepat hanya sebesar US$ 17 juta samap US$21 juta per kilometernya, dibandingkan sebesar US$25 sampai US$ 39 juta di Eropa.

(Sumber : news.idntimes.com)

BACA JUGA :