Coolpad Gugat Xiaomi, Minta Redmi Note 5 Dicekal

Rekanbola , Beijing – Coolpad mengajukan gugatan hukum pada vendor ponsel senegaranya, Xiaomi. Coolpad menyatakan beberapa teknologinya dipakai tanpa izin oleh Xiaomi.

“Kami telah mengirimkan surat dari pengacara kami pada Xiaomi sejak tahun 2014 soal pelanggaran paten kami, tapi perusahaan itu tidak meresposnya,” kata Nancy Zhang, Global Chief Intellectual Property Officer Coolpad.

“Karena itulah, kami tidak memiliki alternatif selain mencari perlindungan melalui pengadilan,” tambah dia seperti dikutip Rekanbola.com dari South China Morning Post.

Gugatan ini datang di saat kurang baik bagi Xiaomi karena mereka tengah berancang-ancang berjualan di bursa saham Hong Kong alias IPO (Initial public Offering). Xiaomi berharap meraup USD 10 miliar dan menjadikan valuasi perusahaan ini di kisaran USD 100 miliar.

Gugatan dari Coolpad menuding Xiaomi melanggar paten terkait manajemen ikon, notifikasi, sistem user interface dan desain dual SIM Card yang dipakai tanpa persetujuan Coolpad.

Coolpad pun meminta pengadilan memerintahkan Xiaomi menghentikan penjualan dan produksi tiga model smartphone yang dianggap menggunakan paten mereka itu. Yakni Mi Mix 2, Redmi Note 5 dan Redmi 5 Plus. Coolpad meminta pula ganti rugi dalam bentuk uang.

Zhang mengklaim telah mengembangkan teknologi dimaksud sejak tahun 2006 dan merupakan pemiliknya yang sah. Ditanya apakah Coolpad sengaja menggugat Xiaomi menjelang IPO, ia menandaskan adalah hak dari pemilik paten untuk menentukan waktu gugatan.

Ketika dikonfirmasi, juru bicara Xiaomi menyatakan mereka tidak pernah menerima surat apapun dari Coolpad soal pelanggaran paten tersebut.

 

(sumber: Detik.com)

Baca Juga:   Aparat Amankan Puluhan Botol Miras