Dalam Waktu Dekat, Conte Bakal Dilantik Jadi Bos Baru Milan?

REKANBOLA – Antonio Conte dikabarkan akan segera diangkat menjadi pelatih anyar AC Milan, segera setelah klub itu memecat Gennaro Gattuso.

Conte saat ini sedang menganggur. Ia sudah terbebas dari kewajibannya di klub sebelumnya, Chelsea.

Pelatih berusia 48 tahun itu pergi dari Stamford Bridge setelah dipecat manajemen The Blues. Namun selama dua tahun di sana ia masih sempat menyumbangkan dua gelar yakni trofi Premier League dan FA Cup.

Merapat ke San Siro

Merapat ke San Siro

Namun Conte disebut tak perlu lama-lama menganggur. Sebab di Italia ia sudah ditunggu oleh AC Milan.

Menurut laporan yang dilansir oleh Radio Kiss Kiss, Milan langsung tergiur untuk memakai jasa Conte setelah mengetahui ia didepak Chelsea. Bahkan Rossoneri disebut bakal segera memecat Gattuso.

Padahal Gattuso sendiri sebelumnya sudah meneken kontrak baru pada bulan April lalu. Kontrak itu sejatinya akan membuatnya bertahan di San Siro hingga 2021 mendatang.

Pengalaman Conte

Pengalaman Conte

Milan wajar saja apabila tergoda untuk segera memakai jasa Conte dan mendepak Gattuso. Sebab ia sudah membuktikan kualitasnya.

Ia sempat membawa Bari juara Serie B pada musim 2008-09. Setelah itu di Juventus, ia menggila.

Conte langsung membawa Juve juara Serie A begitu ditunjuk jadi pelatih Bianconeri pada tahun 2011. Setelah itu, Si Nyonya Tua dibawanya meraih Scudetto tiga tahun beruntun.

kedigdayaan Juve tak cuma di Serie A saat itu. Bianconeri juga dibawanya jadi juara Coppa Italia pada tahun 2012 dan 2013.

Belum Selesai Dengan Chelsea

Belum Selesai Dengan Chelsea

Akan tetapi saat ini kabarnya Conte masih memiliki urusan yang belum tuntas dengan Chelsea. Ia disebut mempertimbangkan untuk menggugat klub milik Roman Abramovich tersebut.

Baca Juga:   Alternatif Gonzalo Higuain, Chelsea Incar Robert Lewandowski

Masalahnya adalah tentang timing pemecatannya. Ia merasa pemecatan yang dilakukan oleh Chelsea telat dan membuatnya dirugikan secara materiil.

Conte merasa Chelsea seharusnya memecatnya begitu musim 2017/18 berakhir. Atau setidaknya sebelum memulai persiapan musim baru.

Apalagi rencana pemecatannya memang sudah lama muncul.  Sebab ia akan punya kesempatan mencari klub baru. Tidak seperti saat ini, ketika semua klub sudah punya pelatih.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *