Di Depan Hakim MK, Saksi Jokowi Bikin Ngakak dan Akui Tak Tahu Jabatan Moeldoko

REKANBOLA – Saksi Jokowi Anas Nashikin memecahkan suasana hening persidangan setelah sempat dicecar pertanyaan soal jabatan Moeldoko oleh kuasa hukum 02.
Saksi yang dihadirkan tim kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf berhasil membuat gelak tawa pecah dalam persidangan lanjutan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) hari Jum’at (21/6).

Saksi yang diketahui bernama Anas Nashikin itu sempat terjebak dalam ketegangan setelah dicecar berbagai pertanyaan terkait materi ‘Kecurangan adalah bagian dari demokrasi’dan jabatan Moeldoko oleh kuasa hukum Prabowo-Sandi.

Lalu, apa yang membuat Anas Nashikin berhasil memecahkan tawa di depan majelis Hakim MK?

1. Bikin tawa pecah dalam ruang sidang

Pernyataan nyeleneh Anas Nashikin berhasil membuat tawa pecah di dalam ruang sidang MK setelah dicecar pertanyaan oleh tim kuasa hukum Prabowo-Sandi terkait materi ‘kecurangan adalah bagian dari demokrasi’ yang diberikan pada para saksi Jokowi-Ma’ruf.

Dia pun menyebut penyusunan materi saat itu tidak seserius kondisi sidang, Anas lalu membandingkan filosofi materi dalam pelatihan para saksi paslon Jokowi-Ma’ruf itu dengan sebuah slogan iklan obat batuk.

“… Jadi ini kecurangan, jenisnya ini ini ini, jadi dalam pemilu itu ada kecurangan, jenisnya kecurangan sebelum, kecurangan hari H, kecurangan pascapemilu dan kalian harus antisipasi, pakai apa? Pakai aplikasi Jamin. Runtutan materi itu disampaikan agar peserta memahami bahwa dengan cara pengorganisasian saksi dibantu aplikasi Jamin maka akan tercipta pemilu yang terhindar dari kecurangan,” ucap Anas didepan majelis hakim MK.

“Jangan dibalik. Kalau dibalik kan bahaya,” lanjutnya yang disertai tawa peserta sidang.

2. Akui tak tahu jabatan Moeldoko

Dalam persidangan, Anas juga mendapatkan cecaran pertanyaan seputar kehadiran Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dalam acara pembekalan saksi untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf yang menggunakan materi ‘Kecurangan adalah bagian dari demokrasi’.

Baca Juga:   Ma’ruf Amin Terbit di Antara Ketakutan Jokowi dan Kekecewaan Ahokers

Hal ini tidak lepas dari jabatan Anas yang merupakan salah satu panitia penyelenggara yang bertugas menyiapkan materi slide untuk para saksi yang akan hadir dalam pelatihan tersebut..

“Saudara tadi menjelaskan ada tokoh-tokoh yang hadir di dalam acara tersebut. Ada Pak Moeldoko, betul ya. Jabatan publik beliau yang saudara tahu?” tanya kuasa hukum Prabowo-Sandi, Luthfi Yazid.

“Yang saya tahu beliau mantan Panglima (TNI),” jawab Anas singkat.

Mendengar jawaban tersebut, Luthfi lalu memperinci pertanyaannya terkait jabatan yang diemban Moeldoko sekarang ini.

“Kalau sekarang, tidak tahu persis,” ujar Anas.

Jalannya persidangan lanjutan sengketa pilpres di MK dengan agenda mendengar saksi yang diajukan pihak terkait, Jokowi-Ma’ruf memang sedikit berbeda dari sebelumnya.

Hal ini tidak lepas dari adanya peristiwa pernyataan dari Anas Nashikin yang memancing tawa peserta sidang terkait penggunaan slogan obat batuk.

Namun, proses kesaksian Anas Nashikin masih belum selesai dilakukan saat berita ini diturunkan. Hal ini dikarenakan majelis Hakim MK melakukan skors sidang untuk melakukan ibadah sholat Jum’at.