Di KTT G20, Wapres JK Tekankan Pentingnya Pengembangan Ekonomi Digital

REKANBOLA – Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato dalam perhelatan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina. Dalam pidatonya Wapres JK menyuarakan pentingnya pengembangan ekonomi digital sebagai model bisnis yang inovatif untuk pemerataan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan inklusif keuangan.

“Kita harus memastikan semua manfaat era digital dapat dinikmati semua lapisan masyarakat,” kata Wapres JK di depan para pimpinan G20, Jumat (30/1).

KTT G20 kali ini, Indonesia mengangkat beberapa isu. Terutama terkait manfaat perkembangan teknologi untuk pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan.

Selanjutnya, ekonomi digital juga pernah dibahas dalam pertemuan tahunan IMF/WB Oktober 2018 lalu di Bali. Indonesia juga telah mendorong Bali Fintech Agenda untuk menjadikan fintech sebagai salah satu elemen pendorong pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan.

Tema KTT G20 kali ini adalah Building Consensus for Fair and Sustainable Development dengan penekanan pada tiga pilar prioritas utama, yaitu infrastruktur untuk pembangunan (infrastructure for development), peningkatan keterampilan digital untuk masa depan (future of work), dan masa depan pangan yang berkelanjutan (sustainable food future).

Ketiga pilar prioritas tersebut sejalan dengan kepentingan Indonesia dalam menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai motor pertumbuhan ekonomi, meminimalisir dampak negatif dan memanfaatkan perubahan teknologi untuk mendorong pertumbuhan inklusif.

Selain itu, KTT G20 juga mengangkat pembahasan isu-isu global antara lain komitmen atas pentingnya kerjasama multilateralisme dan ekonomi global yang kuat; penggunaan kebijakan moneter, fiskal, dan struktural dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif; serta komitmen terhadap perdagangan internasional sebagai sumber pertumbuhan, lapangan kerja.

KTT G20 adalah pertemuan tingkat Kepala Negara/Pemerintah yang diadakan setiap tahun dan beranggotakan 19 negara dan 1 Kelompok Regional (Uni-Eropa). G20 secara kolektif mewakili 85% GDP dunia, 75% perdagangan global, dan 2/3 penduduk dunia.

Baca Juga:   Pengrajin Rotan Menuai Berkah Dari Pelemahan Rupiah

KTT G20 merupakan forum negara-negara dengan perekonomian terbesar di dunia yang terbentuk sejak tahun 1999 untuk awalnya berkumpul para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank. Sejak tahun 2008, G20 meningkat menjadi forum tingkat Kepala Negara.