Diganjar Kartu Kuning, Dejan Antonic Sesalkan Keputusan Wasit

REKANBOLA – Pelatih Madura United, Dejan Antonic menyesalkan keputusan wasit yang mengganjarnya dengan kartu kuning. Padahal, dia merasa tidak melakukan protes terhadap pengadil lapangan.

Dejan diganjar kartu kuning wasit pada menit 82’ setelah meninggalkan bench dan melewati garis batas pelatih. Dia juga menunjukkan gestur mempertanyakan keputusan wasit.

”Saya minta maaf, saya tidak protes, saya cuma keluar box,” ungkap Dejan Antonic usai pertandingan.

Tetapi Dejan mengatakan bahwa melewati garis batas sebenarnya tidak terlalu dipersoalkan asal tidak dalam waktu lama. Pemandangan seperti itu kata dia, sudah biasa di Liga Eropa.

”Kamu bisa lihat Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Prancis, Liga Italia, pelatih keluar (garis), balik lagi, no problem,” imbuh mantan arsitek Borneo FC tersebut.

”Mungkin kalau saya lama di luar gak apa-apa (diganjar kartu kuning), tapi kalau saya sebentar di sana, balik, oke sudah selesai,” tambahnya lagi.

Wasit Diminta Fair Play

Dejan juga mempertanyakan perlakuan yang berbeda terhadap pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. Kata dia, Djanur melakukan kesalahan yang sama tapi tidak diganjar kartu.

”Tadi Djadjang, dia dari bangku cadangan ke hakim garis, oke no problem [tidak masalah, red]. Saya keluar cuma sedikit kartu kuning, what happen [apa yang terjadi, red], harus fair play untuk semua,” lanjut Dejan.

Tetapi, karena Madura United mampu meraih kemenangan pada pertandingan melawan Persebaya. Dejan tetap senang meskipun mendapat kartu kuning dari wasit.

Baca Juga:   Betah di Real Madrid, Marcelo Tak Terpikir untuk Hengkang