Dihajar warga, pembakar rumah di Samarinda alami gangguan di kepala

Rekanbola – Rudi Abidin (40), warga Jalan Pesut RT 16, dihajar tetangganya sendiri. Rudi diduga sebagai pembakar rumahnya sendiri hingga ikut menghanguskan 7 rumah tetangganya.

Dia kini masih dirawat intensif usai mengalami cidera di kepalanya.

Sebelumnya, hingga Senin (11/9) pagi kemarin, dia dirawat di RS Dirgahayu. Kemudian pukul 14.00 WITA, dalam kondisi kritis, dia dirujuk ke RSUD AW Syachranie, untuk mendapatkan penanganan medis lebih memadai.

“Pasien masuk sebagai rujukan dari Dirgahayu. Diagnosa awal ada gangguan di kepalanya, dan ditangani spesialis bedah syaraf,” kata Kabid Pelayanan Medik RSUD AW Syachranie dr Nurliana Adriati Noor, ditemui rekanbola di kantornya, Selasa (11/8).

Gangguan di kepala mengakibatkan kesadaran Rudi menjadi sedikit terganggu. Sehingga, medis mengelompokkan gangguan kepala yang diderita dalam gangguan menengah.

“Diagnosa awal, gangguan sedang di kepala pasien. Sekarang sedang dirawat dan diobservasi di ruang Angsoka. Pasien ini agak sulit diatur, mungkin bagian dari dampak cidera di kepalanya ya,” ujarnya.

Di ruang Angsoka, Rudi dirawat seorang diri. Tidak ada keluarga yang mendampinginya dan juga kepolisian. “Yang jelas, pasien ini terus diawasi oleh tim kesehatan,” sebut Nurliana.

Diketahui, Rudi, dilarikan ke rumah sakit usai diamuk tetangganya yang menjadi korban kebakaran. Sebelumnya, dia datang meminta maaf menemui ketua RT 16, Fadli. Fadli kebingungan dan menduga permintaan maaf itu lantaran dia memang membakar rumahnya, hingga ikut menghanguskan 7 rumah lainnya.

Apalagi, saat kejadian, Rudi tidak ada di lokasi kejadian. Permintaan maaf Rudi, rupanya berbuah amarah hingga dia dihajar dan terkapar.

Kebakaran yang terjadi Minggu (9/9) pagi itu menghanguskan 8 rumah, dan mengakibatkan 16 KK atau sekitar 49 jiwa kehilangan tempat tinggal. Salah seorang warga setempat, Gatot Prakoso (53), meregang nyawa usai terkena serangan jantung.

Baca Juga:   Kebakaran hanguskan 7 rumah di Samarinda, satu orang meninggal dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *