Dikejar Warga, Jatuh dari Kreta, 2 Jambret Setengah Mati ‘Dibalbali’

Rekanbola – Dua jambret setengah mati dibalbali (digebuki) warga di Jalan Bromo, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Minggu (19/8/2018) siang. Viktor Lubis (19) dan Sultan Purba (21) menjadi pelampiasan amuk massa setelah terjatuh dari motor Honda Beat ketika dikejar warga usai menjambret seorang perempuan.

Informasi dihimpun, keduanya nekat menjambret seorang wanita di Jalan Amaliun, kawasan yang biasanya memang ramai pada siang hari. Seorang warga di sana mengatakan, kedua pemuda itu berhasil diringkus karena jatuh dari motor yang dikendarai mereka, lantaran gugup dikejar warga yang mendengar teriakan korbannya.

Baca JugaGelombang Besar Eksodus Masyarakat Mataram Pascagempa

“Ketakutan orang itu waktu diteriaki maling sama korbannya. Habis itu dikejar warga, naik kreta juga,” katanya. Coba kabur dari kejaran warga, Viktor dan Sultan kemudian masuk ke Gang Pisang di Jalan Amaliun, yang tembus ke Jalan AR Hakim dan Jalan Bromo.

Namun, tepat di simpang Jalan Bromo dan Jalan AR Hakim, sepeda motor yang dikendarai keduanya tiba-tiba terjatuh. Keduanya pun langsung lari untuk menyelamatkan diri dari amuk massa.

Sementara itu, warga yang sudah geram tak mau berhenti mengejar kedua pemuda itu. Akhirnya berhasil mengepung dan menangkap kedua pelaku. Karena emosi atas ulahnya, masyarakat pun menghajar kedua pelaku hingga nyaris tewas. “Sampai di simpang Jalan Bromo, keduany gugup. Kretanya oleng langsung jatuh. Warga sekitar, sama orang yang kebetulan melintas pun ikut ambil ‘jatah’ memukulinya,” timpal warga lagi.

Beruntung, ada beberapa warga yang merasa iba dan khawatir akan kondisi Viktor dan Sultan. Kedua pemuda yang sudah berlumuran darah itu langsung diamankan ke rumah salah satu rumah di kawasan itu. Warga emosi sempat terus menghajar kedua pemuda itu saat akan dibawa ke rumah tersebut.

Baca Juga:   Helikopter Pembawa Amunisi Jatuh di Afghanistan, 12 Orang Tewas

Namun, seorang personel TNI akhirnya berhasil kerumunan massa yang akan menyerang keduanya. “Jangan ada lagi yang memukuli. Sudah, sudah..!!!” seru warga dan personel TNI yang ikut mengamankan.

Dalam kondisi nyaris tak mampu berdiri, keduanya mengaku nekat menjambret karena tak punya uang. “Kami lagi gak ada uang bang, jadi merencanakan jambret HP kebetulan yang punya perempuan. Rencananya kalau dapat HP itu, mau kami jual dan uangnya buat keperluan sehari-hari,” kilahnya.

Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Medan Area yang menerima laporan warga di sana tiba di lokasi. “Awas-awas, kasih dulu lewat,” hardik petugas polisi yang membawa kedua pelaku guna menghalau kerumunan warga. Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang, melalui Kanit Reskrim Iptu P Hutagaol SH MH, membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendataan serta pemeriksaan atas kedua pemuda itu dan korbannya.