Ditusuk Orang Tak Dikenal, Pengamen Meninggal di Cileungsi

Rekanbola – Kejadian penusukan terjadi di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Bogor, pada Minggu (26/8) lalu.

Kejadian ini menimpa seorang pengamen bernama Dendi Dwiyanto. Dendi menjadi korban lantaran ditusuk oleh orang tak dikenal di lokasi yang tak jauh dari Apartemen Kaliana, Dusun Cileungsi Kidul, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia ditusuk pada Minggu malam, sekitar pukul 19.45 WIB saat bersama salah seorang temannya, yaitu Rahmat Hidayat. Akibatnya, pria berusia 26 tahun ini pun tewas di tempat kejadian.

“Sehabis ngamen di pinggir jalan, tiba-tiba ada dua orang lelaki naik motor membawa pisau dan langsung menusuk dada kanan korban,” ucap Kapolsek Cileungsi, Kompol M. Asep Fajar kepada awak media, Selasa (28/8).

Spontan, Rahmat pun langsung menolong dan membawa Dendi ke arah pos satpam yang berada di depan Metmall, Cileungsi.

Namun, pelaku yang mengendarai motor masih mengejar kedua pengamen ini. Para pelaku ini baru kabur setelah seorang satpam bernama Susanto menolong korban.

Berdasar keterangan kepolisian, Susanto yang juga melihat langsung kejadian penusukan ini, segera menghubungi unit patroli satpam untuk kemudian membawa Dendi menuju RS Hermina.

Namun, karena terlambat mendapatkan pertolongan medis, sesampainya di RS Hermina sekira pukul 19.45 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga yang memeriksanya.

Sementara itu, salah seorang warga di sekitar lokasi, Rony, juga membenarkan kejadian ini. Kepada wartawan, Rony mengaku mengenali korban yang kerap mengamen di daerah itu.

“Iya kejadianya itu Minggu malam, korbannya belum lama nikah dan baru punya anak padahal,” ucapnya.

Rony mengatakan, daerah tersebut memang kerap kali terjadi tindak kriminal, namun, pihak kepolisian dan Metland terkesan tertutup terhadap banyaknya tindak kejahatan di wilayah tersebut.

Baca Juga:   Diduga Cemburu, Pria di Pemalang Ini Tega Bunuh Pengantin Baru

“Memang sudah banyak kejadian sih disana, tapi selama ini pihak Metland dan polisi terkesan tertutup terhadap kasus tindak kriminal yang kerap terjadi,” kata Rony.