Dolar AS Menguat, Kunjungan Wisman ke Borobudur Naik 100%

Rekanbola – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdampak positif pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Candi Borobudur. Selama hampir dua bulan terakhir, yakni Juli-Agustus 2018, angka kunjungan wisman mengalami peningkatan mencapai lebih dari 100 persen.

“Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS salah satunya membuat angka kunjungan wisman ke Indonesia meningkat, termasuk ke Candi Borobudur,” ujar General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, I Gusti Putu Nugraha, di kantornya.

Dia menyebutkan, pada bulan Juni 2018, angka kunjungan wisman ke Candi Borobudur per hari mencapai 100-300 orang. Sedangkan dua bulan terakhir, angka tersebut meningkat menjadi 600-700 orang.

“Total, angka kunjungan wisman pada bulan Juni mencapai 15.772 orang. Meningkat menjadi 44.436 pada bulan Juli. Awal bulan Agustus juga terjadi peningkatan, namun belum kami kalkulasi,” ungkap Putu.

Dia mengatakan, sebagian besar wisman berasal dari China, dan sebagian lagi dari Eropa seperti Italia, Belgia, dan Prancis.

Di negara-negara Eropa, bulan Juli-Agustus merupakan masa liburan. Sehingga, banyak dari wisman yang memang menyempatkan diri berlibur ke Indonesia.

“Mereka (wisman) biasanya sudah merencanakan jauh-jauh hari untuk berlibur ke Indonesia pada masa libur panjang seperti saat ini,” katanya.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) alias lokal yang justru menurun pada bulan-bulan Juli-Agustus.

“Untuk kunjungan wisnus di bulan Juni 2018 mencapai 447.384 orang. Sedang di bulan Juli justru menurun menjadi 295.000 orang,” terang Putu.

(Kredit : www.detik.com)

Baca Juga:   BI Catat Jumlah Lowongan Kerja di Kuartal II-2018 Naik 19,2%