Dua kali sekap 3 anak angkatnya, ibu di Makassar diduga derita psikopat

Rekanbola – Satu bocah dan dua balita disekap ibu angkatnya di sebuah ruko di Jl Mirah Seruni, Panakkukang, Makassar. Ibu angkat bernama Acci alias Memei alias Gensel, diduga menderita psikopat.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Andi Tenri Palallo. Saat ini anak-anak malang itu dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

“Kami menduga Memei, ibu angkat dari anak-anak ini menderita psikopat karena betapa tidak, anak-anaknya yang masih kecil itu disekap dalam kondisi lapar dan diduga korban penganiayaan terlihat dari bekas-bekas luka di sekujur tubuh anak Us alias F yang berusia 5 tahun dan Dv alias Dr berusia 2,5 tahun,” tutur Andi Tenri Palallo, Senin (17/9).

Dia mengaku kaget saat melihat anak-anak setelah dijemput oleh tim reaksi cepat P2TP2A dari lokasi kejadian. Ternyata, mereka adalah anak-anak yang pernah didampingi setahun silam.

Saat itu, awal tahun 2017, bocah-bocah ini disekap oleh Memei di sebuah kamar kos-kosan di lantai 2. Sementara Memei keluar rumah bawa mobil online. Anak-anak ini menangis kelaparan dan ditolong oleh warga setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Sempat dilaporkan ke unit Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, kata Tenri, namun proses hukumnya tidak berlanjut. Memei dan suaminya yang juga pengusaha, menyelesaikan secara damai.

“Kala itu disimpulkan jika Memei ini korban KDRT dari suaminya sehingga anak-anak yang dia jadikan korban kekerasan. Untuk menghidupi anak-anaknya, dia harus kerja sebagai driver mobil online. Saat itu sudah diketahui kalau anak-anaknya yakni Ow alias Aw, (11), Us alias F, (5) dan Dv alias Dr hanyalah anak angkat bukan anak kandung. Tapi ternyata anak-anak ini kembali jadi korban ibu angkatnya,” ujar Andi Tenri Palallo geram.

Baca Juga:   Peringati Hari Guru ke-73, SD YPHI Siantar Gelar Pawai Pakaian Adat dan Profesi