Eden Hazard: I Play Football because of Zidane

REKANBOLA  – Kapten Chelsea, Eden Hazard, mengakui jika dia menyimpan rasa kagum pada sosok Zinedine Zidane. Bahkan, Hazard terinspirasi untuk bermain sepak bola juga karena pria yang kini jadi pelatih Real Madrid.

Sebelum menekuni karir sebagai pelatih, Zidane lebih dulu dikenal sebagai pemain sepak bola. Dia pernah bermain untuk Juventus dan Real Madrid. Tiga gelar pemain terbaik dunia pernah diraih Zidane.

Bukan hanya di level klub, Zidane juga menjadi andalan timnas Prancis. Dia selalu jadi andalan di setiap turnamen besar. Zidane membawa Prancis juara Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Karir Zidane di Prancis ditutup pada Piala Dunia 2006.

Simak pengakuan Hazard tentang Zidane di bawah ini ya Bolaneters.

Karena Zinedine Zidane

Eden Hazard tumbuh dan dewasa ketika Zinedine Zidane berada pada era emas. Saat Zidane sedang dalam performa yang terbaik sebagai pemain sepak bola. Tak heran jika kemudian pemain asal Belgia itu terinspirasi oleh Zidane.

“Saya sangat menghormati Zidane. Dia adalah idola saya. Berka Zidane saya memulai bermain sepak bola,” ucap Eden Hazard dikutip dari Marca.

Meskipun begitu, Hazard juga punya rasa kagum dengan pelatih lain, selain Zidane. Sosok yang dikagumi pemain berusia 27 tahun tidak lain adalah pelatih timnas Belgia yakni Roberto Martinez.

“Tetapi untuk kemenangan yang diraih dengan Roberto Martinez, saya lebih memilihnya,” tegas eks pemain Lille.

Hazard Gabung Real Madrid?

Pengakuan bahwa Eden Hazard kagum dan teinpsirasi oleh Zinedine Zidane lantas memperkuat isyarat bahwa dia bakal pindah ke Real Madrid. Selama ini, nama Hazard menang terus disebut akan pindah ke Madrid.

Baca Juga:   Ada Eden Hazard, Vinicius Sadar Peluangnya Main Makin Menipis

Suatu ketika, Hazard secara terbuka mengaku bahwa Madrid adalah klub impian saat masih kecil. Namun, dia memastikan tidak akan pindah dari Chelsea sampai musim 2018/19 berakhir.

Situasi Hazard di Chelsea saat ini cukup pelik. Kontraknya akan habis pada 30 Juni 2020. Belum ada negosiasi kontrak baru. Sementara, Chelsea juga sedang dalam hukuman larangan transfer pemain dalam dua edidi bursa transfer.

Melihat kondisi tersebut, pilihan bagi Hazard bakal sulit. Chelsea tentu tak akan melepasnya karena tak bisa beli pengganti. Sementara, Madrid sudah cukup lama menantikan servis Hazard.