Eks Presiden Madrid: Bale Dipinjamkan Saja

REKANBOLA – Eks Presiden Real Madrid Ramon Calderon meyakini opsi meminjamkan Gareth Bale ke klub lain adalah pilihan yang palnig menguntungkan bagi Los Blancos.

Bale beberapa musim belakangan ini gagal tampil maksimal di Madrid. Pasalnya ia kerap tumbang karena cedera.

Bale pun mulai dicemooh oleh fans Madrid. Namun setelah itu muncul kabar lain terkait kegagalannya tampil maksimal.

Ada yang menyebut ia tak bisa berbahasa Spanyol. Ada juga yang menyebut ia kurang akur dengan rekan-rekannya di klub tersebut.

Bale kemudian disebut sudah tak memiliki masa depan di Santiago Bernabeu. Spekulasi itu muncul setelah Zinedine Zidane kerap menepikannya di akhir musim kemarin.

Alhasil gosip kepergiannya makin santer terdenger. Akan tetapi Madrid disebut kesulitan mencari klub yang bersedia menampungnya.

Pinjaman

Bale sebenarnya sudah sering disebut bisa balik ke Premier League. Ada dua klub yang bisa jadi tujuannya berikutnya yakni Mancheter United dan Tottenham.

Calderon kemudian mengatakan bahwa Madrid sebaiknya melepas Bale dengan status pinjaman saja. Hal itu akan menguntungkan mereka maupun sang pemain sendiri.

“Situasinya di sini sangat sulit. Jelas Zidane telah membuangnya dalam benaknya. Ia menunjukkan musim lalu dengan tidak memilihnya di starting line-up. Sangat mengecewakan bagi pemain seperti dirinya,” cetusnya pada Sky Sports.

“Juga masalahnya adalah biaya transfer. Real Madrid ingin mendapatkan banyak uang untuknya tetapi saya merasa sulit,” seru Calderon.

“Mungkin hal terbaik untuk semua orang adalah pinjaman. Pemain bisa memulihkan kepercayaannya di lapangan dan Real Madrid bisa melihat nilain (jualnya) naik,” cetusnya.

Alasan Tampil Buruk

Calderon kemudian mencoba membeberkan mengapa winger asal Wales itu tampil buruk. Menurutnya hal itu terjadi karena gabungan beberapa hal.

Baca Juga:   Prediksi Skor Lazio vs Frosinone 03 September 2018

“Ia tidak berhasil di sini karena banyak alasan – cedera, juga cacat uang. Ketika dirinya datang, kami membayar lebih dari yang kami lakukan untuk Cristiano [Ronaldo],” tuturnya.

“Orang-orang berpikir ia seharusnya lebih baik daripada Cristiano tetapi itu sangat sulit,” lanjut Calderon.