Eks The Citizen: Pengurus City Paham Bola, Pengurus MU Pebisnis

Rekanbola – Richard Dunne menyebut Manchester City beruntung diurus oleh orang-orang yang benar-benar paham bola sementara Manchester United dijalankan oleh para pebisnis dan itu akan merugikan Setan Merah dalam jangka panjang.

Sejak datang ke Etihad, Josep Guardiola benar-benar didukung oleh manajemen klub. Mereka memberikan dana belanja yang melimpah bagi manajer asal Spanyol itu.

Para pemain yang dibeli pun sangat cocok dengan filosofi bermain Guardiola. Yang lebih penting lagi, investasi itu bisa menjadi aset jangka panjang bagi City.

Di sisi lain, United kesulitan untuk menemukan pemain yang tepat. Jose Mourinho pun tak bisa menemukan pemain yang sesuai kriterianya, apalagi manajemen United juga membatasi pilihan pemainnya.

 

Paham Bola

Menurut Dunne, manejemen City saat ini dipenuhi oleh orang-orang yang benar-benar paham sepakbola. Mereka tahu betul apa yang diperlukan oleh sebuah klub khususnya yang memiliki target jangka panjang.

“Ketika Anda melihat bagaimana Manchester City menjalankan semua keputusan, hingga ke level atas, dibuat oleh orang-orang sepakbola,” tuturnya pada 888Sport.

“Orang-orang yang memahami olahraga ini telah terlibat dalam sepakbola untuk waktu yang lama dan tahu semua tentang kebutuhan pelatih dan kebutuhan pemain,” sambungnya.

 

Beda dengan MU

Sementara itu menurut pria 39 tahun ini, United dijalankan oleh orang-orang yang tak paham sepakbola. Menurutnya manajemen Setan Merah dipenuhi pebisnis dan hal itu justru akan merugikan mereka.

“Sementara di United isinya adalah para pebisnis yang memenuhi syarat di bidang lain tetapi tanpa pemahaman tentang sepakbola yang sebenarnya,” cetusnya.

“Inilah mengapa mereka gagal dalam hal negosiasi transfer dan struktur klub,” imbuhnya.

Baca Juga:   Sinopsis Get Out: Film Horor dengan Sentuhan Humor

“Mereka tidak mengerti bahwa itu bukan hanya tentang tim pertama dan di sini dan saat ini. Ini tentang merencanakan masa depan dan untuk semua uang yang dihabiskan Manchester United, Anda tidak melihat mereka dan berpikir ‘baik dalam waktu lima tahun lagi mereka akan hebat karena mereka memiliki semua pemain muda ini’. Mereka harus membeli lagi dan lagi dan lagi,” cetusnya.