Emak-emak Belajar Digital Marketing? Kenapa Tidak!

Rekanbola –  Era digitalisasi telah mengubah wajah kehidupan manusia, tak terkecuali di bidang dunia usaha. Era ini ditandai dengan keleluasaan pelaku usaha, khususnya mikro, kecil dan menengah (UMKM), untuk memasarkan produk mereka.

Tak hanya kaum adam, pengusaha perempuan pun harus mampu memaksimalkan berbagai platform–termasuk di media sosial– untuk usaha mereka.

Co-Founder Girls in Tech in Indonesia, Anantya Van Bronckhorst menjelaskan bagaimana peran digital telah membantu perempuan dalam menjadi wirausaha yang sukses.

1. Ibu-ibu mulai diajarkan untuk berbisnis digital

Emak-emak Belajar Digital Marketing? Kenapa Tidak!

Saat ini, kata Anantya, semakin banyak perempuan yang dekat dengan teknologi. Sebagian dari mereka sudah memulai usahanya sendiri. Namun juga perlu untuk diperkenalkan dengan marketing digital untuk bisa meningkatkan jumlah pelanggan.

“Bertemu dengan ibu-ibu. Mereka bergabung dan rata-rata merek sudah memiliki bisnis sendiri. Dalam program yang diselenggarakan oleh Girls in Tech Indonesia ini, kita adakan meet up, kemudian diajarkan coding, bagaimana membuat konten digital, bagaimana melakukan marketing digital,” kata Anantya di Kantor Facebook Indonesia, Jakarta, Selasa (21/8).

2. Digitalisasi membuat UMKM jadi naik kelas

Emak-emak Belajar Digital Marketing? Kenapa Tidak!

Sementara itu, Head of Emerging Business and Small Medium Business (BSM) Indonesia dan Filipina, Ferdy Nandes mengatakan, digital marketing ini bisa menaikkan kelas UMKM ini sendiri. Sehingga produk yang mereka tampilkan bisa dikemas dengan sebuah konten yang kreatif dan inovatif. “Adanya digital marketing ini UMKM sendiri bisa naik kelas,” katanya.

3. Membantu ibu-ibu rumah tangga dalam mendapatkan penghasilan sampingan

Emak-emak Belajar Digital Marketing? Kenapa Tidak!

Tidak sedikit ibu-ibu rumah tangga yang mencoba peruntungan dengan menjajal usaha, di luar dari kesibukannya mengurusi keluarga. Dengan adanya digital marketing ini, maka secara tidak langsung bisa membantu mereka mencapai apa yang diharapkan dalam usaha yang dijalaninya tersebut.

Baca Juga:   Kementerian PUPR Sudah Lelang 6.019 Proyek Senilai Rp 40 Triliun

“Ada ibu-ibu rumah tangga yang ingin mencari kerja sampingan. Usaha yang dijalankan juga bervariasi bisa mulai dari makanan hingga fashion,” tutur Ferdy.

4. Digital marketing membantu pemilik usaha menjangkau pelanggan dengan terukur

Emak-emak Belajar Digital Marketing? Kenapa Tidak!

Adanya peran digital marketing juga bisa membantu para pelaku usaha di UMKM untuk menjangkau pelanggan mereka dengan lebih teratur. Karena melalui media sosial itu bisa ditentukan target konsumen yang diinginkan. “Pelanggan pun bisa terukur,” ujar Ferdy.

Jadi, emak-emak jangan kalah semangat ya!

(Kredit : finance.detik.com)