Emery Sebut Arsenal Memang Layak Raih Hasil Imbang

Rekanbola – Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Wolverhampton pada pekan ke-12 Premier League 2018/19, Minggu (11/11) malam WIB kemarin. The Gunners tertinggal lebih dahulu saat Wolves mencetak gol di menit ke-13 melalui Ivan Cavaleiro. Henrikh Mkhitaryan jadi pahlawan Arsenal dengan golnya di menit ke-86.

Pertandingan tersebut berjalan sulit bagi Arsenal. Wolves tampil jauh lebih baik di babak pertama, Arsenal kesulitan mengembangkan permainan mereka. Beruntung Bernd Leno tampil gemilang dan Arsenal hanya kebobolan satu gol.

Pelatih Arsenal, Unai Emery mengakui timnya tampil buruk di babak pertama dan harus mengubah beberapa hal untuk babak kedua. Dia pun menilai Arsenal harus lebih berani mengambil risiko.

Meski demikan, Emery juga menyebut hasil tersebut sudah adil bagi kedua tim. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:

 

Sulit

Menurut Emery, Wolves bermain sangat baik dalam hal transisi bertahan ke menyerang, pun sebaliknya. Dia menyebut laga berjalan sulit bagi Arsenal karena mereka terpaksa tampil defensif supaya tak kebobolan gol lainnya.

“Sangat sulit mencetak gol atau menembus lini pertahanan mereka. Transisi mereka sangat bagus. Kami tidak ingin kebobolan lagi karena itu akan membuat kami lebih kessulitan, tetapi gagasan kami sedikit berubah setelah bicara di paruh waktu,” ungkap Emery di laman resmi Arsenal.

“Kami harus lebih berani mengambil risiko dalam pertandingan itu. Risiko yang membuat kami berpikir kami bisa menang tetapi kami juga butuh keseimbangan yang bagus dalam transisi kami.”

 

Layak

Lebih lanjut, Emery juga memuji timnya yang menunjukkan karakter kuat. Dia menilai Arsenal bisa saja mencetak lebih banyak gol, namun pada akhirnya hasil imbang tersebut memang yang paling adil untuk kedua tim.

Baca Juga:   Ferland Mendy Datang, Marcelo Tinggalkan Real Madrid

“Saya pikir tim kami bermain dengan karakter dan kami mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum gol kami. Kami juga terus berusaha mencari jalan untuk memenangkan pertandingan tetapi akhirnya kami hanya imbang.”

“Dalam lima atau 10 menit terakhir, kami mengambil risiko untuk memenangkan pertandingan. Pada akhirnya kami bisa berkata ‘oke, kedua tim layak mendapatkannya’ [hasil imbang],” tutup Emery.