Eriksson: Inggris Berada di Sisi yang Salah!

REKANBOLA – Banyak orang yang menganggap bahwa Inggris bisa melaju dengan mudah di fase gugur Piala Dunia 2018 karena berada di sisi yang cukup menguntungkan. Tapi eks pelatih The Three Lions, Sven-Goran Eriksson, justru tidak sependapat dengan itu.

Inggris lolos dari fase grup dengan status sebagai runner-up setelah tumbang di tangan Belgia dengan skor tipis 0-1. Dan beruntungnya, skuat asuhan Gareth Southgate itu masuk dalam sisi fase gugur yang berisikan tim-tim dengan kualitas tim di bawahnya.

Jika mampu mengalahkan Kolombia pada babak 16 besar nanti, Inggris akan bertemu salah satu di antara Swedia atau Swiss yang di atas kertas tidak lebih unggul dari mereka. Satu-satunya tim besar yang bisa mereka temui hanya Spanyol, dan itupun bisa terjadi di semifinal.

Anggap Swedia Berbahaya

Anggap Swedia Berbahaya

Publik pun menilai bahwa Inggris tidak akan menemui masalah yang berarti dan bisa melangkah lebih jauh. Namun pendapat tersebut justru bertentangan dengan pandangan Eriksson, yang menilai Swedia justru jauh lebih berbahaya dari Brasil.

“Saya sedikit terkejut, karena semua orang di Inggris senang, berpikir bahwa mereka berada di sisi yang tepat di Piala Dunia karena mereka menghindari Brasil,” ujar Eriksson seperti yang dikutip dari Givemesport.

“Dalam 30 tahun terakhir, berapa kali Inggris mengalahkan Swedia? Tidak sering. Dua kali. Mengalahkan Brasil lebih mudah untuk Inggris ketimbang mengalahkan Swedia. Menurut saya, Swedia saat ini adalah tim yang sulit untuk ditumbangkan,” lanjutnya.

Inggris Sulit Kalahkan Swedia

Inggris Sulit Kalahkan Swedia

Eriksson mengaku sudah pernah menyaksikan bagaimana perkasanya Swedia terhadap Inggris saat dirinya masih menjabat sebagai pelatih dulu. Menurutnya, para pemain Swedia sangat disiplin baik dalam bertahan.

Baca Juga:   Sabar, Lampard Belum Sepenuhnya Pasti ke Chelsea

“Striker mereka adalah pemain bertahan jika waktunya untuk bertahan, dan mereka bahkan bisa bertahan di dalam kotak penaltinya juga,” tambahnya.

“Selama masa saya bersama Inggris, kami bertemu Swedia empat kali. Kami kalah sekali, dan sisanya berakhir imbang. Sebelum itu, Swedia pernah mengalahkan Inggris di laga penting,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diketahui, Swedia berhasil mendapatkan jatah tampil di Rusia usai menyingkirkan Italia di babak playoff kualifikasi. Dan skuat asuhan Janne Andersson itu juga menjadi saksi tersingkirnya Jerman.

Baca Juga :