EU Flight Ban Dicabut, Kemenhub: RI Masuk Jajaran Elite Dunia

Rekanbola – Seluruh maskapai penerbangan Indonesia mulai saat ini dapat membuka rute ke Eropa setelah larangan terbang dari Uni Eropa (EU flight ban) resmi dicabut pada Kamis (14/06/2018).

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso mengatakan hal ini merupakan bentuk kepercayaan dunia yang ia yakini akan memberi dampak positif terhadap Indonesia.

“Kita sekarang benar-benar berada di jajaran elite penerbangan dunia. Sudah sewajarnya kita juga punya tanggung jawab moral yang besar,” tuturnya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (15/06/2018).

Dengan demikian, lanjutnya, Indonesia harus terus mempertahankan dan meningkatkan level keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan penerbangan nasional.

“Untuk itu saya mengajak segenap stakeholder nasional untuk tetap bekerja keras dan bekerja sama erat. Yang selanjutnya, kita juga mempunyai tanggung jawab terhadap dunia internasional di mana kita juga harus membantu negara-negara lain meningkatkan level keselamatan dan keamanannya dengan pola kerjasama yang baik dengan semboyan no country left behind,” lanjut Agus.

Agus mengatakan pencabutan larangan terbang ke Eropa ini sudah dinantikan selama 11 tahun sejak Indonesia di-banpada Juli 2007.

Sebelumnya, Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari EU Flight Safety List, yakni pada 2009, 2011, dan 2016. Pencabutan larangan terbang secara individu dalam kurun waktu 10 tahun itu hanya meloloskan tujuh maskapai, termasuk Garuda Indonesia, AirAsia Indonesia, dan Lion Air.

“Selama dua tahun kita memperjuangkannya. Setelah kita mampu meningkatkan kategori kita dari otoritas penerbangan AS (FAA) menjadi kategori 1, kemudian kita juga berhasil meningkatkan nilai effective implementation USOAP dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) yang beranggotakan 192 negara dengan nilai Indonesia yang tinggi, yaitu 80,34 pada 2017 lalu, sekarang larangan terbang Uni Eropa juga dicabut. Sungguh ini merupakan perjuangan terus menerus dengan hasil yang luar biasa,” lanjutnya.

Pencabutan larangan terbang ini tidak hanya melegakan bagi maskapai Indonesia namun juga bagi penumpang dari Eropa yang terbang di rute domestik menggunakan maskapai lokal sebab pihak asuransi akan bersedia menanggung segala risiko yang muncul bila terjadi hal yang tidak diinginkan selama penerbangan. Oleh karena itu, hal ini diharapkan akan membuat penumpang Eropa lebih fleksibel dalam memilih maskapai dalam negeri yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan sektor industri penerbangan di kemudian hari.
(Sumber : cnbcindonesia.com)

Baca Juga:   Diduga dibunuh, suami istri di Balikpapan ditemukan tewas