Fakta Baru yang Terungkap di Reka Ulang Tabrakan Iwan Adranacus

Rekanbola – Kasus tewasnya pemotor di Solo yang ditabrak mobil bos pabrik cat Iwan Adranacus sudah sampai tahap reka ulang kejadian atau rekonstruksi. Ada 42 adegan yang peragakan dalam reka ulang kejadian kemarin. Beberapa fakta baru terungkap dalam rekonstruksi itu.

Dalam rekonstruksi, peristiwa tabrakan menjadi lebih jelas, mulai dari lokasi cekcok pertama hingga lokasi tabrakan. Ada fakta-fakta baru yang diungkap dalam rekonstruksi.

Pelaku yang menghalangi jalan korban

Polisi sebelumnya memberi keterangan yang bahwa korban Eko Prasetio menghalangi jalan Iwan Adranacus di simpang Pemuda, Manahan. Namun dalam rekonstruksi justru sebaliknya.

Mobil Mercedes Benz milik Iwan menghalangi jalan Eko yang ingin belok ke kiri. Eko lalu mengetuk jendela mobil Iwan dan mengucapkan kata-kata yang tidak jelas.

Korban mengacungkan jari tengah

Usai mengetuk jendela mobil, teman Iwan keluar dan memukul Eko. Eko lalu mengacungkan jari tengah kepada teman Iwan sambil pergi menjauh.

Dari situ mulai terjadi pengejaran oleh Iwan dan kawan-kawan. Pengejaran terjadi sampai ke Jalan Menteri Supeno belakang Stadion Manahan.

Keduanya sempat terpisah

Korban dan pelaku sempat terpisah di belakang Stadion Manahan. Eko yang mengambil jalur lambat sudah tak terkejar oleh Iwan.

Iwan lalu pulang ke rumahnya yang juga berada di Jalan Menteri Supeno. Ternyata dari belakang Eko kembali muncul menghampiri mobil Iwan.

Korban menendang mobil pelaku 2 kali

Ternyata Eko sempat menendang mobil Iwan dua kali. Sebelumnya diberitakan bahwa Eko hanya menendang mobil Iwan sekali.

Saat Iwan menuju rumah, Eko dari belakang menendang mobil Iwan. Iwan mengisyaratkan agar kawan-kawannya keluar mobil dan mencari Eko.

Eko yang kabur ke selatan melalui Jalan KS Tubun dikejar sendiri oleh Iwan. Meskipun jalan tersebut searah untuk mobil, Iwan nekat mengejar Eko.

Baca Juga:   Anak Bakar Ibu Tiri di Asahan

Sampai di simpang Jalan Adi Sucipto, mereka sempat cekcok lagi dan beradu mulut. Saat keduanya sama-sama membalikkan arah ke utara, Eko kembali menendang bagian belakang mobil Iwan.

Pelaku diduga melindas kepala korban

Setelah menendang mobil Iwan, Eko melaju ke utara Jalan KS Tubun dan ditabrak belakang hingga terpental. Dalam rekonstruksi, tampak tubuh Eko jatuh di tengah-tengah jalan dalam keadaan telungkup.

Mobil Mercy bernomor polisi AD 888 QQ itu kemudian kabur ke arah utara. Pada saat melintasi tubuh korban, ban depan mobil terlihat menghidari kepala Eko.

Pada adegan selanjutnya, kepala Eko terlihat berada di bawah badan mobil dan di antara kedua ban. Diduga kuat adegan itu menunjukkan kepala Eko dilindas ban belakang sebelah kiri.