Fakta Bentrok Brutal Bakar Motor di Jambi

Rekanbola – Bentrokan brutal yang diawali keributan antarpelajar terjadi di Jambi. Seorang pelajar dilaporkan mengalami luka di kepala dan memicu terjadinya bentrok antara dua desa yang bertetangga.

Desa tersebut adalah Desa Pendung Talang Genting dan Desa Sleman yang berada di Kecamatan Danau Kerinci.

Beberapa sepeda motor dibakar di jalanan. Tampak pula sebuah mobil yang berkobar dan televisi yang dilempar ke jalanan.

“Itu bentrok antarpelajar yang terjadi, di mana bentrok itu antara salah satu siswa SMA dan SMK di Kerinci.

Dari kejadian bentrok itu, satu orang pelajar mengalami luka di bagian kepala dan sudah dilarikan ke rumah sakit,” ujar Kabid Humas Polda Jambi AKBP Khuswahyudi Tresnandi kepada , Senin (30/7).

Bentrokan yang sebelumnya hanya terjadi antarpelajar itu kemudian memanas, hingga akhirnya warga di antara dua desa ikut saling serang yang mengakibatkan satu rumah warga serta beberapa sepeda motor juga terbakar.

“Saat ini kita belum dapat informasi selanjutnya di sana beberapa kendaraan yang terbakar. Tetapi pihak petugas polisi dari Mapolres Kerinci serta TNI masih terus berjaga-jaga di lokasi bentrok itu,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian berawal saat Siswa SMA 6 Kerinci mendatangi MAN 3, yang berada di Desa Pendung Talang Genting.

Pelajar SMA 6 yang terdiri atas 12 orang itu sengaja mendatangi pelajar MAN 3 untuk mencari salah seorang pelajar yang berasal dari Desa Sleman.

Para pelajar SMA 6 mengejar siswa MAN 3 yang berasal dari Desa Sleman tersebut hingga satu di antara pelajar MAN 3 itu mengalami luka tusuk.

Anggota Polsek Danau Kerinci dan TNI mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Delapan siswa dari SMA 6 sementara diamankan petugas, dan sebagian siswa lainnya berhasil lari.

Baca Juga:   Gunung Anak Krakatau Erupsi Hingga 1 Km

Warga Desa Sleman tidak terima karena menyebabkan salah seorang pelajar dari desa mereka mengalami luka. Keributan pelajar tersebut berlangsung memanas, bukan lagi antarpelajar, tapi antarwarga di dua desa.

 

( Sumber : detik.com )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *