Foto Facial Jennifer Dunn Disebarkan Oleh Petugas Rutan?

Rekanbola –  Meski sudah berada di dalam tahanan, Jennifer Dunn seolah-olah tak pernah berhenti untuk membuat kehebohan. Setelah sempat foto-foto selfie Jedun bersama rekan tahanan tersebar, kali ini gantian foto wanita berusia 28 tahun itu ketika sedang facial di dalam tahanan tersebar.

Tentu saja banyak yang bertanya, bagaimana bisa Jedun mendapatkan fasilitas eksklusif seperti itu ketika sedang menjalani masa tahanan. Rupanya ada penjelasan di balik semua itu. Ya, rupanya bintang film BURUAN CIUM GUE itu tengah menjalani salah satu aktivitas tahanan.

“Itu program kemandirian. Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan itu ada kegiatan program kepribadian yaitu pemberian bimbingan keagamaan dan pengajian, ke gereja. Itu program kemandirian, dengan tujuan kelak di kemudian hari setelah bebas punya bekal kemandirian,” jelas Ade Kusmanto, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, kepada wartawan, Rabu (4/4).

“Nggak (dipungut biaya). Jadi gini, warga binaan punya keterampilan memotong rambut, terus difasilitasi belajarnya. Warga binaan lain ingin memakai jasa warga binaan itu, itu kesepakatan mereka. Misalnya terima kasih sesama mereka aja. Atau nanti hasil itu dikelola koperasi dan dipakai untuk kebutuhan untuk salon itu,” sambungnya.

Jedun lagi-lagi bikin heboh / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Nah ketika Jedun tengah menjalani program kemandirian tersebut, ada petugas yang diduga mengambil gambarnya, lalu menyebarkan ke media sosial. Padahal, petugas cuma diperbolehkan untuk mengabadikan momen tersebut untuk dokumentasi belaka.

“Nah itu yang perlu dipertanyakan, itu fotonya kamera dari siapa? Itu saja sih, kenapa ada foto seperti itu. kalau soal perawatan memang biasa ada pembinaan. Hanya menyayangkan apa itu petugas yang foto? Biasanya kalau mereka berkegiatan itu, mereka difoto-foto sama petugas untuk dokumentasi laporan begitu. Untuk kegiatan-kegiatan tertentu diperbolehkan (foto). Ada kegiatan event apa, bimbingan kerja, kegiatan pengajian, itu boleh. Foto itu tujuannya bukan untuk dipublikasi tujuannya untuk didokumentasikan. kalau fotonya sampai terunggah di medsos nah itu yang disayangkan kan. Itu kan foto bukan untuk publikasi medsos. Tapi untuk pelaporan kegiatan,” pungkas Ade.

Baca Juga:   Tanpa Suntik, Pertebal Bibir dengan Hyaluronic Acid

 

Baca Juga :

(sumber: kapanlagi.com )