Foto Gigi Hadid Jadi ‘Alien’ Tuai Kontroversi

REKANBOLA.COM – Lagi-lagi pemotretan Gigi Hadid menuai kontroversi. Beberapa waktu lalu pose bugilnya bersama sang adik dalam posisi gunting telah menjadi buah bibir.

Kini, dalam sesi pemotretan bersama Vogue Italia, Gigi dibuat menjadi tembaga secara digital untuk sebuah kampanye fesyen Dolezal.

Dilansir dari Metro, kontroversi terbaru ini muncul sebagai bagian dari kampanye Moschino yang difoto oleh Steven Meisel dan diarahkan oleh Direktur Kreatif Moschino Jeremy Scott. Foto-foto itu didapat dari koleksi terbaru Moschino, yang menggandeng Gigi, Kaia Gerber, serta Vittoria Certti sebagai modelnya.

Sekilas, foto-foto menggambarkan ciri khas Scott dengan warna-warna cerah dan estetik futuristik. Tampaknya, inspirasi dari koleksi tersebut adalah Jackie O yang dipadukan dengan teori konspirasi Amerika, dengan tampilan seperti penggabungan Gedung Putih dengan pesawat ruang angkasa.

Namun, pemilihan kata dan caption yang digunakan Jeremy membuat banyak orang bertanya-tanya apakah fesyen bisa benar-benar belajar dari kesalahan masa lalu.

Unggahan dari foto Gigi dalam akun Jeremy mulanya bertuliskan, “Satu hal yang ilegal dari alien ini adalah betapa cantiknya dia”. Tulisan tersebut tetap ada dalam akunnya di Twittertapi kemudian dihapus.

Dia kemudian menggantinya menjadi, “Alien Nation! @gigihadid membintangi kampanye terbaru @moschino, difoto oleh Steven Meisel dan penata gaya @carlynecerdedudzeele, hair & make up by @guidopalau & @patmcgrathreal. Apa itu ‘alien?’ Konsep dari iklan kampanye saya adalah untuk memberikan perhatian pada sikap keras administrasi AS terhadap ‘alien ilegal’.”

Baca Juga:   Keponakan Prabowo Dikabarkan Diciduk Polisi

Dia menjelaskan bahwa dia mengecat para model dalam pertunjukkannya dan kampanye ini sebagai cara untuk membuka diskusi mengenai apa sebenarnya ‘alien’ itu. “Apakah mereka oranye, biru, kuning, hijau? Apakah ini penting? Mereka teman, tetangga, rekan kerja, relasi kita, dan orang yang kita cintai,” tulisnya.

Dia melanjutkan jika ingin memulai diskusi, Jeremy diminta berhenti mengecat model dan menyebutnya revolusioner. Menurutnya, yang dilakukan Jeremy itu menyakiti perasaan orang lain demi mendapat keuntungan.

“Mengubah permainan fesyen sebenarnya dengan menyewa model yang sama harus mewakili. Pergilah ke jalan dan kerjakan sesuatu. Sebelum semua itu dilakukan, Anda hanya pria berkulit putih yang mencari uang dari penderitaan orang yang sesungguhnya,” ucapnya.

Juru bicara Moschino juga menekankan pada perubahan tulisan itu. “Kami juga ingin menekankan bahwa tujuan Jeremy dengan koleksi itu dan cat tubuh adalah selalu ingin membawa perhatian pada sikap pemerintah AS saat ini pada imigran dan ‘alien ilegal,” ujar pemilik akun @zestylemur.

Dalam sebuah wawancara dengan Vogue tahun ini, Jeremy mengatakan bahwa dirinya bukan antialien. “Saya tidak ingin membangun sebuah tembok,” ujar Jeremy.