Gagal Bikin Gol, Lukaku Dikritik

Rekanbola – Penyerang Manchester United, Romelu Lukaku menjadi sasaran kritik setelah kekalahan MU atas Tottenham Hotspur (0-3) di pekan ketiga Premier League 2018/19, Selasa (28/8) dini hari WIB. Lukaku melewatkan satu peluang matang yang seharusnya bisa mengubah hasil pertandingan.

Lukaku sempat berhasil merebut umpan buruk Danny Rose dan berhasil melewati Hugo Lloris. Namun, tendangannya dari sudut sempit gagal menjebol gawang yang sudah tak terjaga.

Mantan pemain MU, Gary Neville mengaku kasihan pada Lukaku. Dia percaya peluang itu sulit dan mungkin akan gagal mencetak gol jika dia yang mendapat peluang tersebut.

Baca komentar Neville soal penampilan Lukaku di bawah ini:

 

Peluang Sulit

Manchester United

Menurut Neville, kondisi peluang itu memang tak mudah. Lukaku kesulitan menghadapi sudut sempit tersebut. Meski demikian, penyerang sekelas Lukaku seharusnya mampu mencetak gol tersebut.

“Peluang terbesar dalam 25 menit pertama adalah peluang Lukaku. Tentu saja itu disebabkan kesalahan Tottenham yang membiarkan MU masuk,” jelas Neville dikutip dari express.

“Ini adalah kesalahan Danny Rose, dia bermain buta, tidak melihat sekitar dan tidak menenang bola dengan baik.”

“Dengar, dia (Lukaku) seharusnya mencetak gol. Saya merassa sedikit simpati pada Lukaku karena saya sendiri mungkin akan gagal mencetak gol juga,” imbuhnya.

 

Baca Juga : Ikuti Jejak Ayahnya, Cristiano Ronaldo Jr Gabung U-9 Juventus

 

Tak Mudah

Manchester United

Lebih lanjut, Neville mengaskan bahwa peluang Lukaku tersebut sebenarnya tak mudah. Memang tampak mudah di layar kaca, tetapi sebenarnya tidak. Malangnya Lukaku gagal mencetak gol di momen terpenting laga tersebut dan membuat Tottenham berhasil unggul lebih dahulu.

“Ketika anda melihatnya, itu tampak sederhana, tetapi itu tak semudah kelihatannya. Dia seharusnya mencetak gol, tak ada bek lawan, pemain dengan kualitas seperti dia seharusnya mencetak gol.”

Baca Juga:   Bos Leicester City Pede Harry Maguire Tolak Manchester United

“Itu terjadi di momen penting dalam pertandingan karena anda merasa bahwa di tahap tersebut, Spurs bisa saja kalah jika MU tampil sama baiknya,” imbuhnya.

“MU menguasai mereka selama lebih dari 20 menit.”