Gareth Bale Akui Marah Tak Main Inti di Final Liga Champions

Rekanbola – Winger Real Madrid, Gareth Bale, mengaku ada amarah yang berkecamuk di benaknya pada final Liga Champions. Bale marah lantaran tidak dimainkan sebagai pemain inti di laga final lawan Liverpool.

Madrid berjumpa Liverpool di final Liga Champions musim 2017/18 di NSK Olimpisky pada 27 Mei yang lalu. Ketika itu, pelatih Zinedine menurunkan Isco sebagai pemain utama dan Bale duduk di bangku cadangan.

Bale kemudian baru dimasukkan pada menit ke-61, menggantikan Isco. Pemain asal Wales tersebut lantas menjadi aktor di balik kemenangan Madrid dengan skor 3-1 atas Liverpool. Bale mencetak dua gol ke gawang The Reds.

Setelah beberapa lama bungkan, Bale kini mengakui jika dia memang marah karena hanya duduk di bangku cadangan pada laga lawan Liverpool. Di bawah ini adalah pengatuan lengkap dari mantan pemain Tottenham tersebut.

 

Marah Jadi Cadangan

Gareth Bale mengakui jika dia merasa lebih layak untuk bermain sebagai pemain utama. Sebab, dia tampil bagus pada beberapa laga terakhir Madrid. Bale sukses mencetak lima gol dalam tiga laga sebelum final melawan Liverpool.

Dengan torehan tersebut, tidak heran jika Bale merasa lebih layak bermain di laga final. “Marah. Saya akui memang seperti itu. Saya cukup marah [karena tidak bermain],” ucap Bale kepada Daily Mail.

“Jelas, saya merasa bahwa saya lebih pantas untuk bermain sejak menit pertama. Saya telah mencetak gol. Jadi ya, saya akui memang sulit untuk tidak marah dengan kondisi tersebut,” sambung Bale.

 

Soal Gol Tendangan Salto

Satu dari dua gol yang cetak oleh Bale ke gawang Liverpool, terjadi lewat proses yang cantik. Bale mencetak gol dari tendangan salto. Menurut pemain 29 tahun, apa yang dia lakukan hanya sebuah reflek dari seorang pemain sepakbola.

Baca Juga:   Prediksi Skor LIGA CHAMPIONS Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

“Anda bisa memilih mengontrol bola dan melakukan sesuatu. Tapi, Anda berada dalma situasi yang dijaga ketat dan Anda harus melakukan sesuatu. Jika Anda berpikir lebih dulu, maka itu tidak akan terjadi,” buka Bale.

“Keputusan yang Anda buat adalah reaksi dan biasanya bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Saya tahu persis ke mana bola akan melaju dan Anda bisa melihat itu dari tayangan video. Kepala saya memutar untuk untuk melihat ke mana arah bolanya,” tutup Bale.