Gempa di Lombok, Sebagian Akses Telekomunikasi Terputus

Rekanbola – Pascagempa 6,4 skala richter di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akses telekomunikasi sempat dilaporkan terputus.

Namun untungnya, menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, ada beberapa operator yang masih on-air jaringannya.

“Dari hasil laporan sejumlah operator telekomunikasi mengenai kondisi jaringan telekomunikasi, kami menyampaikan kondisi layanan telekomunikasi di kawasan terdampak yaitu Kecamatan Sambelia, Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Bayan,” ujar Plt Kabiro Humas Kominfo Noor Iza dalam pernyataan yang diterima, Minggu (29/7/2018).

Noor mengatakan, operator seluler seperti Telkomsel dan XL Axiata melaporkan layanan komunikasi seleluernya masih tetap bisa digunakan. Sementara, jaringan Indosat dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) tidak bisa digunakan akibat padamnya aliran listrik.

“Kami akan melakukan update informasi mengenai penanganan yang dilakukan untuk pemulihan jaringan telekomunikasi. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tuturnya.

Disampaikan Noor juga, ada beberapa Base Transceiver Station (BTS) di wilayah gempa yang tidak berfungsi seperti biasanya karena matinya listrik “Saat ini langsung diupayakan pemulihannya,” kata Noor.

Berdasarkan informasi terakhir, jumlah korban jiwa adalah 14 orang. Sebanyak 10 orang berada di Kabupaten Lombok Timur dan 4 lainnya di Lombok Utara. Korban di antaranya adalah wisatawan asing asal Malaysia.

Sebelumnya gempa terjadi di lokasi 8.26 LS,116.55 BT (28 km Barat Laut Lombok Timur-NTB), dengan kedalaman 10 Km. Hingga pukul 10.30 WIB telah terjadi 79 kali gempa susulan (aftershock) dengan kekuatan gempa lebih kecil.

Tonton video Penjelasan BNPB Mengapa Gempa Susulan Terus Terjadi di NTB:

 

( Sumber : detik.com )