Harga Cabai Masih ‘Pedas’ Usai Lebaran Dua Pekan

REKANBOLA –  Harga cabai masih tinggi. Harga seluruh jenis cabai yang dijual diketahui naik Rp900 per Kilogram (Kg) sampai Rp1.850 per Kg dalam sepekan terakhir ini.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), kenaikan tertinggi terutama terjadi pada jenis cabai merah keriting. Periode 17-21 Juni, kenaikannya mencapai 3,77 persen menjadi rata-rata Rp50.950 per Kg. 

Termahal ada di Kota Palangkaraya, di mana cabai merah keriting dibanderol Rp75 ribu per Kg dan di Banda Aceh dipatok Rp71.250 per Kg.

Sementara, harga rata-rata cabai rawit hijau sebesar Rp40.250 per Kg atau naik 3,34 persen (Rp1.300). Di beberapa kota besar di bagian barat Indonesia, bahkan harganya menyentuh Rp57 ribu – Rp65 ribu per Kg.

Untuk cabai merah besar, harga rata-ratanya dipatok Rp50.150 per Kg atau naik 2,14 persen. Namun, di Pangkal Pinang harga cabai merah besar tembus Rp80 ribu per Kg, dengan harga terendah Rp30 ribu an per Kg di beberapa kota lainnya.

Jenis cabai lainnya, yakni cabai rawit merah yang tercatat naik 2,26 persen atau Rp900 per Kg menjadi rata-rata sebesar Rp40.750 per Kg. Namun, harga di beberapa kota di wilayah timur tembus hingga Rp90 ribu per Kg.

Selain cabai, harga beras dan daging sapi juga tercatat naik tipis. Beras kualitas bawah II dihargai Rp10.250 per Kg atau naik 0,49 persen. Sedangkan daging sapi kualitas 1 dan 2 masing-masing dipatok Rp122 ribu dan Rp113.050 per Kg. Kenaikan harganya terpantau hanya sekitar 0,31 persen – 0,40 persen.

Adapun, harga bahan pangan lainnya terpantau turun. Seperti daging ayam ras segar, telur ayam ras segar, bawang merah, bawang putih ukuran sedang, termasuk minyak goreng curah.

Baca Juga:   Courtois Bantah Ejek Tinggi Badan Pickford

Sedangkan, harga beras kualitas super 1 dan 2, minyak goreng kemasan bermerek 1 dan 2 terpantau stabil. Harga beras kualitas super dipatok di kisaran Rp12.650 – Rp13.050 per Kg, dan minyak goreng kemasan bermerek dibanderol Rp13.750 – Rp14.450 per Kg.