Harga Telur Kembali Normal, Pedagang Sumringah

REKANBOLA – Pedagang di pasar tradisional mengaku senang lantaran harga telur ayam saat ini telah kembali normal. Hal tersebut membuat penjualan telur kembali meningkat.

Abdul (48) salah satu pedagang telur di Pasar Kramat Jati mengatakan, saat ini harga telur berkisar Rp 21 ribu-22 ribu per kg. Harga ini telah kembali normal dari sebelumnya mencapai Rp 27 ribu per kg.

“Kalau sekarang sudah Rp 21 ribu. Ini sudah turun banyak. Dulu yang habis Lebaran (Idul Fitri) kan di sini sampai Rp 27 ribu per kg. Tapi sekarang stabil di Rp 21 ribu,” ujar dia saat berbincang dengan REKANBOLA di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Dia mengungkapkan, karena harganya sudah turun, maka pembeli telur kembali meningkat. Sebab sebelumnya saat harga telur tinggi, penjualannya sempat turun hingga 30 persen.

“Waktu Rp 27 ribu itu yang beli ngeluh karena naiknya tinggi. Penjualan juga turun. Tapi sekarang sudah normal,” kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Feby (29), pedagang telur di lokasi yang sama. Penurunan harga telur ini membuat dagangnya kembali laris manis.

“Waktu harganya tinggi ada yang beli, tapi mayoritas yang jualan makanan kaya warteg atau pedagang bakso. Yang ibu rumah tangga turun yang beli,” kata dia.

Telur Bebek dan Puyuh

Selain telur ayam, lanjut Feby pangan hewani yang juga banyak dicari orang yaitu telur bebek dan telur puyuh. Penjualannya tidak sebanyak telur ayam.

“Kalau telur bebek Rp 2.500 per butir. Kalau telur puyuh Rp 28 ribu per kg. Ini memang agak mahal karena pasokannya enggak sebanyak telur ayam,” tandas dia.

Baca Juga:   Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Tetap Hadapi Gejolak Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *