Hasil Wimbledon: Karamkan Kei Nishikori, Roger Federer Kantongi Kemenangan Ke-100 Di Wimbledon

REKANBOLA – Angka 100 terbukti menjadi salah satu angka penting bagi Roger Federer di musim 2019. Awal musim ini, petenis berusia 37 tahun tersebut mengklaim gelar ke-100 dalam kariernya di Dubai.

Kali ini, petenis unggulan kedua, Federer mengaramkan petenis unggulan kedelapan, Kei Nishikori dengan 4-6, 6-1, 6-4, 6-4 yang menjadi kemenangan ke-100 Federer di Wimbledon – kemenangan yang mengantarkan Federer ke semifinal di Wimbledon untuk kali ke-13 dalam kariernya.

Juara delapan kali di Wimbledon, Federer merupakan petenis putra pertama dalam sejarah yang mengantongi 100 kemenangan dalam satu Grand Slam, mengungguli Jimmy Connors yang memenangkan 98 pertandingan di US Open.

“Itu hal yang istimewa. Sudah cukup lama saya datang ke turnamen ini. Hal itu memberi saya banyak kesempatan untuk memetik banyak kemenangan. Saya tidak memikirkan hal tu ketika saya melakoni pertandingan kali ini. Sama sekali tidak. Lalu ketika saya memberikan tanda tangan, ada seorang pria yang mengatakan, ‘Selamat atas kemenangan ke-100 anda’,” ungkap Federer.

“Sungguh menyenangkan, karena jika saya melihat kembali 100 kemenangan yang saya raih, tampaknya begitu keren. 100 kemenangan di sini. Siapa yang menduga? Saya tidak, pastinya.”

Setelah kehilangan set pertama di Wimbledon ketika melawan petenis berkebangsaan Afrika Selatan, Llyod Harris, Federer memenangkan 12 set secara beruntun yang membawanya ke perempatfinal. Tetapi Nishikori yang mengalahkan Federer di fase grup ATP Finals musim lalu, tampil dengan memanas dari poin pertama dengan merebut keunggulan 3-0 sebelum mengklaim kemenangan set pertama.

Dari titik tersebut, Federer meningkatkan level permainannya, bahkan hanya melakukan satu unforced error demi menyamakan kedudukan satu set sama.

Baca Juga:   Dominic Thiem Berharap Suatu Hari Federer, Nadal, Dan Djokovic Stop Mendominasi

Nishikori yang lolos ke perempatfinal Grand Slam untuk kali kelima secara beruntun, tidak membiarkan Federer menang dengan mudah setelah mengamankan sebuah break point di game pertama set ketiga. Tetapi pada kedudukan 3-3, Federer menyerangnya dengan bertubi-tubi hingga Federer mendapatkan peluang untuk menutup set ketiga. Pada kedudukan 5-4, 30/30, Nishikori berjuang habis-habisan untuk menghindari kedudukan 2-1 (set). Tetapi Federer tidak goyah dan menembakkan sebuah forehand volley demi mengklaim kemenangan set ketiga.

Di set keempat, kedua petenis bermain dengan cukup imbang sampai kedudukan 4-4 sebelum Federer mengklaim dua game terakhir dan mengamankan satu tempat di semifinal.

Perbedaan yang cukup signifikan di pertandingan tersebut adalah Federer memenangkan 81 persen poin dari servis pertamanya, dibandingkan Nishikori yang hanya memenangkan 57 persen poin dari servis pertamanya. Selain itu, demi mengamankan lima dari enam break point yang dihadapinya, Federer juga tampil sangat efisien.