Hasto: BPJS Kalahkan Obama Care

Rekanbola – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membakar semangat kader partai di DPC Karawang, Jawa Barat, untuk memenangkan PDIP dan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Berbicara di hadapan kader dan DPC PDIP Karawang, Sabtu (17/11), Hasto meminta semuanya kompak.

Tidak membedakan mana yang lebih penting apakah pileg atau pilpres. Caleg, kader, semuanya harus bekerja sama untuk memenangkan PDI Perjuangan serta Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Mari door to door dari rumah ke rumah. Jangan lupakan kekuatan arus bawah sampai anak ranting. Hukumnya wajib bergerak ke bawah sampai ke anak ranting,” ujar Hasto yang didampingi Ketua DPP Bidang Organisasi PDIP Djarot Saipul Hidayat.

Hasto mengatakan, kader harus menyosialisasikan keberhasilan Jokowi. Termasuklah dalam program pemberdayaan perempuan, keluarga, sampai anak-anak.

Dia menegaskan, perempuan sangat penting dalam melakukan pembangunan. “Dari kaum perempuan Indonesia mengalir jati diri sebagai bangsa dalam sebuah kepribadian. Pak Jokowi-Kiai Maruf tidak mempolitisir ibu-ibu untuk kepentingan kekuasaan,” katanya.

Karena itu, ujar Hasto, meskipun APBN terbatas, Presiden Jokowi tetap memberikan perhatian yang besar kepada program-program untuk perempuan, keluarga maupun anak-anak.

“Program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), itu sengaja dibuat. Mengapa? Karena ini adalah program ibu-ibu dan anak-anak kita,” ungkap Hasto.

Nah, ujar Hasto, dengan adanya program tersebut kaum perempuan maupun ibu-ibu tidak perlu khawatir lagi bagaimana sekolah anaknya, maupun ketika keluarga mengalami sakit.

“Kalau sakit ada BPJS. Meskipun program-program ini dikritik luar biasa, tetapi dari kajiannya program BPJS mampu melebih program Obama Care yang ada di Amerika Serikat sana, baik itu dari daya tampungnya, fasilitasnya dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga:   Junimart: Ruhut Sitompul Ingin Bergabung dengan PDIP

Dia menambahkan kalau ada yang kurang tentu hal itu akan diperbaiki secara berkelanjutan.