Heboh Vanessa Angel Pasang Tarif Rp 80 Juta, Deddy Corbuzier Ngaku Pernah Ditawar Rp 2 Miliar

Rekanbola – Kasus prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel saat ini tengah ramai diperbincangkan. Diketahui, mantan kekasih dari Dwi Andhika ini diciduk oleh pihak kepolisian di sebuah hotel ternama Surabaya pada Sabtu (5/1) lalu. Bahkan, polisi menyebut tarif Vanessa sekali kencan sebesar Rp 80 juta.

Para artis pun ramai mengomentari kasus tersebut, tak terkecuali Deddy Corbuzier. Mantan suami dari Kalina Oktarani ini memberikan pembelaan pada Vanessa. Pria plontos ini menilai permintaan maaf Vanessa kepada publik karena membuat kegaduhan dirasa tidak masuk akal.

Deddy menambahkan bahwa kegaduhan mengenai pemberitaan Vanessa terjadi akibat ulah akun gosip. Meski melakukan hal salah, Deddy menyebut bahwa Vanessa hanya pantas meminta maaf kepada Tuhan. Melalui unggahan video di kanal YouTube miliknya, Deddy malah mengaku dirinya pernah ditawari menemani seorang perempuan berusia 40 tahunan dengan imbalan uang sebesar Rp 2 miliar selama 3 hari.

“Saya nih pernah ditawar sama wanita usia 40 tahunan, cantik padahal. Dia nawar untuk nemenin dia ke luar negeri,” kata Deddy dalam video berjudul ‘ARTIS KOK PROSTITUSI… BIASAAA ITU !! ( Vanessa Angel dan kawan kawan)’ yang dibagikan pada Senin (7/1). “Ya tahulah nemenin ngapain dan saya mau dibayar Rp 2 miliar hanya dalam waktu 3 hari.”

Deddy membeberkan telah menolak tawaran tersebut. Ia bercanda bahwa tarif tersebut lebih murah dibandingkan pajak yang dibayarnya.

“Gue tolaklah jelas. Gue bayar pajak saja lebih dari Rp 2 miliar,” lanjut Deddy. “Kalau dia nawar Rp 2,5 (miliar) mungkin gue mikir.”

Menurut Deddy, banyak alasan artis bisa masuk dunia prostitusi. Ia menyebut mulai dari masalah ekonomi hingga tuntutan sosial.

Baca Juga:   Buah Ini Ternyata yang Bikin Wajah Ussy Sulistiawaty Mulus

“Enggak semua artis tuh kaya loh. Banyak artis yang enggak punya job, enggak punya kerjaan,” jelas Deddy. “Kalau punya kerjaan paling bayarannya murah. Banyak banget.”

Deddy menegaskan bahwa tidak hanya artis yang bisa terseret dalam dunia prostitusi. Orang biasa pun bisa terjerat prostitusi karena tekanan sosial dari masyarakat.

“Pola pikir, habit, behaviour, kebiasaan kita menentukan masa depan kita… So, stop think what people want from you,” sambung Deddy. “Kalau lo hidup, hanya untuk buat hidup lo sendiri bahagia, you don’t think about apa yang orang lain mau dari lo. You think apa yang membuat diri lo grow.”