Hilang 3 hari, siswi SD di Karawang membusuk di kontrakan tukang permak

Rekanbola – RA (10) pelajar kelas 6 SDN Jomin Barat IV , Kotabaru, yang hilang tiga hari lalu dari rumah usai pamit berangkat les, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar mandi kontrakan yang dihuni Anton (50), yang sehari-hari bekerja sebagai permak celana jin di Dusun Mekarsari RT 01 RW 03 Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Sabtu (15/9).

Menurut Bibi korban, Novia Sri Wahyuni mengatakan keponakannya hilang tiga hari lalu saat pamit mau mengikuti les pada hari Selasa (11/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun hingga malam hari keponakannya belum pulang.

“Awalnya Ririn pamit mau berangkat les sekitar pukul 15.00 WIB, hingga akhirnya ditemukan sudah meninggal,” kata Novia.

Sementara Ketua RT 01, Salam mengatakan ditemukannya bocah 11 tahun tersebut sudah dalam keadaan membusuk di kamar mandi kontrakan Anton. Setelah warga mencium bau tak sedap di kontrakan terduga pelaku yang berhadapan dengan rumah orang tua korban.

“Warga awalnya mencium bau tak sedap kontrakan terkunci yang ditinggal pelaku kabur, sehingga pintu didobrak,” kata Salam di lokasi kejadian.

Menurut dia, diduga korban meninggal dunia akibat disekap di kamar mandi yang sempit tertutup karpet plastik, dan diduga korban sempat disiksa oleh pelaku warga Palembang.

“Diduga korban disekap di kamar mandi, hingga ditemukan sudah mengeluarkan bau tak sedap,” lanjutnya.

Salam menjelaskan, terduga pelaku menghuni kontrakan milik Suhardi tersebut baru dua bulan. Pekerjaan sehari-hari penjahit permak pakaian, dan selama menempati kontrakan belum pernah melapor.

“Terduga pelaku baru tinggal di kontrakan dua bulan lalu, dan sejak ramai warga mencari gadis cantik tersebut menghilang,” jelasnya.

Baca Juga:   Sering lakukan pemalakan, 13 preman di Karawang diamankan

Pihak kepolisian masih melakukan identifikasi dan autopsi korban di RSUD Karawang, serta masih meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga.

“Belum bisa menyimpulkan penyebab pasti bocah cantik meninggal karena masih dalam penyelidikan,” singkat Kapolsek Kotabaru Iptu Asep Nugraha kepada rekanbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *