Hubungan Bos Argentina dan Dybala Ternyata Baik-baik Saja

Rekanbola – Hubungan Lionel Scaloni dengan Paulo Dybala diyakini sedang buruk setelah sang pemain kembali duduk di bangku cadangan. Namun, pelatih Argentina itu menampik isu tersebut dan mengaku tidak memiliki masalah dengannya.

Pada pekan lalu, Dybala hanya menghiasi bangku cadangan kala Argentina menghadapi Guatemala di laga uji coba. Tetapi sebelum itu, Scaloni sempat menyatakan bahwa bintang Juventus itu tidak diturunkan karena masalah pribadi.

Namun dalam laga kontra Kolombia pada hari Rabu (12/9) tadi, Dybala masih terlihat duduk manis di pinggir lapangan. Ia baru masuk pada babak kedua untuk menggantikan pemain Argentina lainnya, Exequiel Palacios.

Scroll ke bawah untuk membaca komentar Lionel Scaloni.

 

Hubungannya Baik-baik Saja

Awak media pun mencoba untuk mengkonfirmasi kabar seputar hubungan buruk dengan Dybala. Namun ia dengan tegas menampiknya, dan malah menyebutnya sebagai sosok fenomenal.

“Anda pikir saya punya masalah dengan dia? Dia adalah fenomenal. Apa yang terjadi adalah kami tidak berlatih di sepanjang pekan. Itu masalah besarnya,” ujar Scaloni seperti yang dikutip dari Goal.

“Hubungan kami luar biasa. Dia adalah anak yang mengagumkan. Kami harus mencari solusi agar dia bisa merasa lebih nyaman,” lanjutnya.

 

Soal Icardi

Selain Dybala, Scaloni juga mendapatkan pertanyaan mengenai performa Icardi yang gagal mencetak gol kala menghadapi Kolombia. Ia mengaku saat ini kapten Italia itu sedang mencoba membaur dengan gaya bermain Argentina saat ini.

“Kami mencoba membuatnya berbaur ke dalam tim. Dia melakukan tekanan dengan sangat baik, dan mendapatkan beberapa momen menarik,” tambahnya.

“Mauro membuat usaha yang luar biasa agar bisa berada di sini,” tutupnya.

Baca Juga:   Highlights Liga Champions: Juventus 2-0 Olympiakos

Kedua pemain tersebut tidak mampu memberikan kontribusi besar kepada Albiceleste di Piala Dunia 2018 kemarin. Dybala menghabiskan waktu lebih banyak di bangku cadangan, sedangkan Icardi tidak diikutsertakan oleh sang pelatih, Jorge Sampaoli.