HyunA Dan E’Dawn Bukti Cube Cuma Perlakukan Artisnya Sebagai Produk Untuk Dijual?

Rekanbola – Sebuah blog Huff Post Korea menyoroti masalah HyunA dan E’Dawn Pentagon versus Cube Entertainment. Seperti diketahui, HyunA memutuskan hengkang dari agensi yang membesarkan namanya itu usai mengakui hubungan asmara dengan E’Dawn, rekan sesama member Triple H (II).

Blog membahas masalah HyunA dan E’Dawn yang membuktikan bahwa agensi hanya memperlakukan artis-artisnya sebagai produk semata. Tidak menutup kemungkinan jika agensi-agensi lain juga sama saja dengan Cube.

“Cube mengatakan hubungan asmara artis tanpa berkonsultasi dengan agensi, menyebabkan pelanggaran kepercayaan. Jadi apakah mereka bertanya lebih dulu pada HyunAdan E’Dawn saat mengumumkan bantahan resmi hanya 17 menit setelah rumor (kencan beredar)? Bukankah waktunya terlalu singkat untuk pemeriksaan fakta?” tulis jurnalis Lee Seung Hwan.

Sebagai agensi yang cukup ternama, tentu saja Cube memiliki strategi untuk HyunA, Pentagon dan Triple H serta konsep untuk mereka. Hubungan asmara terbuka akan mengganggu rencana tersebut. Sangat dimengerti jika agensi kebingungan mengatur kembali strategi untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dan panjang.

Namun mengambil keputusan tanpa memberitahu artis yang bersangkutan, membuktikan bahwa agensi hanya melihat mereka sebagai produk untuk dikonsumsi, bukan manusia. Jika agensi melihat mereka sebagai manusia, akan lebih tepat mengubah dan memodifikasi strategi sesuai dengan kondisi si artis.

Cara Cube merespon dengan cara berlawanan dengan artisnya membuktikan bahwa agensi hanya melihat mereka sebagai produk. Mengingat sifat industri idol di mana seseorang dijual sebagai produk, penilaian etis agensi bergantung pada kemauan orang tersebut untuk dijadikan produk.

HyunA sendiri sudah melakukan konsep seksi sejak masih di bawah umur. Saat dewasa, HyunA terus diikuti imej seksi yang tak jarang membuatnya mendapat komentar-komentar pelecehan seksual. Alih-alih melindunginya dari komentar seperti itu, Cube justru semakin menggandakan konsep seksi.

Baca Juga:   Asha Shara Buka Jilbab, Kenapa?

Banyak penggemar yang keberatan dengan konsep seksi yang menjadi semakin kuat. Namun mereka pikir konsep tersebut memang pilihan HyunA. Namun saat HyunA mengumumkan pilihan untuk terbuka tentang hubungannya dengan E’Dawn, Cube justru memecatnya. Hal ini membuat kita bertanya-tanya apakah HyunA tidak pernah keberatan dengan konsep seksi yang diberikan Cube padanya.

Bukan berarti Cube tidak bermoral atau tidak kompeten. Namun kasus seperti ini ternyata bisa terjadi agensi menengah seperti Cube. Sulit untuk memprediksi apakah agensi kecil memperlakukan artis mereka dengan benar.

Beberapa orang menunjukkan bahwa industri K-Pop sendiri tidak bermoral dan memperlakukan artisnya sebagai obyek untuk dikomersilkan alih-alih manusia. Jika terlalu susah mengubah cara kerja agensi, mungkin penggemar harus lebih bisa menghormati pilihan artis karena mereka juga manusia yang memiliki hak asasi, termasuk pacaran. Bagaimana menurut kalian?