Ini cara mendaftar nikah massal saat malam tahun baru 2018

Rekanbola.com –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serius mempersiapkan acara nikah massal saat malam perayaan tahun baru 2018 mendatang. Bagi warga yang ingin mendaftar, bisa langsung datang ke kantor kelurahan.

Kepala Biro Tata Pemerintahan, Premi Lasari mengatakan, nikah massal akan terpusat di kawasan Park and Ride samping Hotel Sari Pan Pacific, Jalan Thamrin Nomor 10, Jakarta Pusat pada malam tahun baru.

Setelah mendaftar di kelurahan, warga selanjutnya diminta mengurus surat administrasi yang dipusatkan di kantor Kecamatan Menteng. Untuk itu, kata Premi, warga diminta mengurus surat keterangan untuk nikah (model N1), surat keterangan asal-usul (model N2), surat persetujuan mempelai (model N3) di KUA masing-masing kelurahan lalu diserahkan ke KUA Kecamatan Menteng.

“Kan yang hari ini mau daftar suruh bikin N1, N2, N3. Daftar nikahnya kan numpang di Kecamatan Menteng, ngurusnya di Kecamatan Menteng. Kita mulai hari ini, mereka bisa membuat N1, N2, N3 dari KUA masing-masing,” katanya saat dihubungi, Kamis (7/12).

Dia mengatakan untuk peserta akan dibatasi sebanyak 534 pasang dari 267 kelurahan. Namum jika minat warga banyak, tidak menutup kemungkinan akan ditambah kuotanya lebih banyak. Untuk persyaratan hanya ber-KTP DKI Jakarta.

“Ini kan bukan nikah aja tapi isbat juga. Jadi ada dua jenis. Kalo nikah itu misalnya sama pacar mau nikah, nah itu namanya nikah. Tapi kalau ada yang suka nikah sirih berlama-lama dan sudah punya anak tapi belum tercatat dalam dokumen kependudukan, itu boleh namanya isbat. Jadi besok itu kita ada dua, isbat dan nikah. Isbat itu kita melegalkan dalam dokumen pencatatan pernikahan,” jelasnya.

Premi menjelaskan, warga Jakarta yang akan berpartisipasi dalam acara ini tidak akan dipungut biaya. Sebab acara ini gratis dari Kementerian Agama terlebih untuk warga miskin, dan yang menjadi prioritas adalah warga Jakarta.

“Kalau warga miskin 0 rupiah. Kalau yang tidak miskin malah harusnya Rp 600 ribu. Itu disampaikan oleh Kementerian. Kita kerja sama dengan kementerian ada program untuk warga kurang mampu 0 rupiah,” katanya.

Dia mengungkapkan, acara nikah massal ini akan dilengkapi hiburan. Serta mereka juga akan disiapkan tempat pelaminan dengan adat Betawi, bahkan untuk dokumentasi Pemprov DKI juga sudah menyiapkannya.

“Kalau mau foto-foto dokumentasi pernikahan kita siapkan stand pelaminan,” tutup Premi.

 

Berita Menarik Lainnya :

 

 

Facebook Comments