Ini Pendapat Ronaldo Nazario soal Gareth Bale dan Zinedine Zidane

Rekanbola – Mantan penyerang Real Madrid, Ronaldo Nazario meyakini Los Blancos masih tim yang kuat meski kehilangan seorang Cristiano Ronaldo. Dia meyakini Gareth Bale akan memikul tanggung jawab tersebut dan tampil sama baiknya.

Real Madrid kini menatap babak baru tanpa dua kekuatan terbaik mereka. Selain kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus, Madrid juga kehilangan Zinedine Zidane, pelatih yang sukses membantu Madrid menjuarai Liga Champiosn dalam tiga musim beruntun.

Kini, setelah kepergiaan dua sosok tersebut, Madrid berharap pada seorang Gareth Bale untuk mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Ronaldo. Bale mendapat panggung yang cukup untuk membuktikan kualitasnya.

Baca penjelasan Ronaldo Nazario soal situasi Madrid di bawah ini:

 

Baca Juga : Ramos: Ronaldo Berbuat Semaunya

 

Kolektif

Ronaldo Nazario

Ronaldo Nazario sudah paham betul apa yang harus dilakukan pemain Madrid, pengalamannya sudah cukup berbicara. Oleh sebab itu, dia percaya Bale adalah pemain yang pantas menjadi andalan Madrid.Kendati demikian, Ronaldo juga mengaskan Madrid selalu bermain kolektif. Satu pemain hebat tak selalu menjadi pencetak gol.

“Semoga (Bale akan jadi pengganti Cristiano). Di Real akan selalu ada pemain yang mencetak gol dan mereka adalah tim yang bermain kolektif yang membuat semua pemain bisa berkontribusi,” jelas Ronaldo Nazario di marca.

“Saya tak tahu, musim berjalan panjang dan ada banyak pertandingan yang dimainkan. Semua pemain akan mendapat ruang dan waktu.”

 

Baca Juga : Barcelona dan Real Madrid Rebutan Hirving Lozano

 

Kepergian Zidane

Zinedine Zidane

Lebih lanjut, selain kepergian Cristiano, Ronaldo Nazario juga mengaku terkejut dengan hengkangnya Zinedine Zidane. Kabar tersebut datang dengan tiba-tiba. Zidane termasuk salah satu pelatih tersukses Madrid dan tiba-tiba memutuskan pergi.

Baca Juga:   Madrid Terseok-seok ke Final Liga Champions

“Saya terkejut sama seperti seluruh bagian Real Madrid, tetapi kami harus menerima bahwa setiap orang punya tujuan dan aspirasinya sendiri.”

“Dilihat dari luar, dia (Zidane) sudah menjuarai Liga Champions tiga kali jadi dia ingin menjajal tujuan-tujuan lain. Saya menerima hal itu,” pungkas dia