Ini Penyebab Real Madrid Kesulitan Musim Ini

Rekanbola – Real Madrid memulai musim ini dengan buruk. Sang jawara Eropa kesulitan mencapai permainan terbaik mereka dan kemenangan tampak di luar jangkauan. Dalam lima laga terakhir, Madrid menelan empat kekalahan dan hanya satu hasil imbang.

Kekuatan Madrid menurun drastis jika dibandingkan dengan musim lalu. Pelatih anyar Madrid, Julen Lopetegui pun berada dalam tekanan untuk segera mengembalikan Madrid ke jalur kemenangan jika tak ingin dipecat.

Lopetegui memang menghadapi tugas berat. Dia menggantikan Zinedine Zidane, salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Madrid. Lopetegui juga kehilangan Cristiano Ronaldo, yang jadi senjata Madrid dalam sembilan tahun terakhir.

Kondisi ini kian buruk dengan skuat yang semakin renggang. Masalah Madrid tampak jelas sekaligus kabur, sulit untuk ditemukan dan dicari jalan keluarnya.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada Madrid? Menukil Sky Sports, berikut tiga alasan Madrid kesulitan musim ini:

 

Pertahanan yang Tak Stabil

Masalah Madrid tampak jelas di lini pertahanan yang tak stabil. Terbilang hanya Sergio Ramos yang bisa tampil konsisten. Bahkan kiper Madrid pun bergonta-ganti antara Thibaut Courtois dan Keylor Navas.

Raphael Varane kesulitan menemukan permainan terbaiknya. Dani Carvajal dan Marcelo harus berurusan dengan cedera. Alvaro Odriozola masih belum dipercaya pelatih.

Madrid selalu dikenal dengan bek-bek sayap yang berani menusuk dan membantu penyerangan. Namun kekuatan ini tampak sebagai kelemahan dalam beberapa laga terakhir, yakni saat mereka terlambat mundur untuk menghentikan serangan lawan.

Mungkin Lopetegui harus menentukan formasi bek terbaik Madrid ketimbang menggonta-ganti barisan bek dan kipernya.

 

Serangan yang Tak Jelas

Saat barisan beknya kesulitan, barisan penyerang Madrid justru tak bisa mencetak gol. Sosok Cristiano Ronaldo tampaknya memang sangat dirindukan.

Baca Juga:   Owen: Sebagai Striker, Rashford Tak Punya Insting Membunuh

Madrid hanya bisa mencetak 13 gol dari sembilan laga La Liga sejauh ini meski mencatat jumlah tembakan ke gawang yang cukup tinggi. Lini serang Madrid tumpul.

Karim Benzema kembali memasuki masa puasa golnya. Gareth Bale terlalu sering berurusan dengan cedera ringan. Mariano Diaz tampak tak mampu membawa beban mencetak gol. Satu-satunya yang tampak baik hanya Marco Asensio, itu pun masih belum stabil.

Gaya bermain Madrid tak jelas, Lopetegui terlalu doyan menerapkan tiki-taka alih-alih serangan langsung yang menjadi ciri khas Madrid.

 

Fan yang Tak Bahagia

Dukungan Fan alias suporter tentu sangat dibutuhkan pelatih, khususnya pelatih anyar seperti Lopetegui. Namun tampaknya fan Madrid masih belum bisa melupakan kesedihan dari kepergian Ronaldo.

Penggemar Madrid terbiasa dengan pemain-pemain hebat berkelas dunia, dan musim ini klub kesayangan mereka hanya mendatangkan Courtois, Odirozola dan Mariano meski ditinggal pemain sekelas Ronaldo.

Kondisi inilah yang mungkin membuat fan Madrid kurang antusias menatap musim ini dan bisa menerima jika tim kesayanangan mereka sulit menang. Fan Madrid sedang kurang gairah.