Ini yang Dilakukan Jack Ma Sebagai Pensiunan

Rekanbola –  Besok, Alibaba berencana untuk membeberkan rencana transisi yang akan dijalani oleh salah satu pendirinya, yaitu Jack Ma. Ya, pria yang belum lama ini menyambangi Indonesia tersebut akan lengser dari jabatannya sebagai chairman dan mungkin bakal memasuki lembaran baru sebagai seorang pensiunan.

Dalam beberapa kasus, biasanya seorang pensiunan mengharapkan pesangon untuk menjalani masa tuanya. Hal yang sedikit berbeda justru dipilih oleh Ma.

Sepertinya, pria berusia 53 tahun tersebut akan berencana untuk menghabiskan lebih banyak uangnya nanti dibanding mengharapkan lebih pundi-pundi yang masuk ke sakunya. Walau begitu, belum diketahui apakah perusahaan asal China tersebut akan memberikan kompensasi kepadanya atau tidak.

Hal tersebut tidak mengherankan mengingat ia merupakan salah satu orang terkaya di Asia. Berdasarkan data dari Bloomberg, kekayaannya kini berada di kisaran USD 40 miliar, atau sekitar Rp 592 triliun, sekaligus membuatnya menempati urutan ke 19 dalam daftar orang terkaya dunia versi media tersebut.

Lantas, apa saja yang akan dilakukannya untuk bisa menghabiskan begitu banyaknya uang yang dimilikinya nanti? Ini kata pria yang hadir dalam upacara penutupan Asian Games 2018 tersebut.

“Ada banyak hal yang saya ingin lakukan untuk mendedikasikan waktu saya, yaitu pendidikan, lingkungan, dan filantropi,” ucapnya.

Semenjak melepas jabatan CEO pada 2013 lalu, Ma sudah menghabiskan sekitar 40% waktunya untuk berkeliling dunia. Hal itu dilakukannya untuk berbicara mengenai isu globalisasi, potensi teknologi yang mampu meningkatkan taraf hidup, serta sejumlah kegiatan filantropi.

Selain itu, ia pun menjelaskan bahwa pengunduran dirinya nanti sudah dipikirkan secara matang-matang. Ia pun menyangkal anggapan yang menyatakan jika keputusannya untuk menyerahkan jabatannya dilakukan lantaran bisnis yang sedang surut.

Baca Juga:   Percaya Nggak Percaya, 7 Cosplay Disney Ini Dilakukan Oleh Satu Orang Yang Sama.

“Semua orang yang mengenal saya akan tahu jika saya menatap masa depan. Ini bukan soal pensiun, mengundurkan diri, atau pergi menjauh. Ini adalah rencana yang sistematis,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *