Inter Dihajar Atalanta, Spalletti Bertanggung Jawab

Rekanbola – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti mengaku bertanggung jawab atas kekalahan timnya dari Atalanta dengan skor telak 1-4 akhir pekan lalu. Dia mengaku membuat beberapa kesalahan saat mengambil keputusan dan membuat Inter dipermalukan dengan skor besar.

Kekalahan tersebut sungguh tak terduga. Sebelumnya, Inter selalu tampil baik di Serie A dan meraih kemenangan beruntun. Namun tampaknya laga melawan Barcelona juga menguras mental skuat Inter.

Kekalahan tersebut juga menghentikan tujuh kemenangan beruntun Inter di Serie A. Spalletti mengaku beberapa kali membuat kesalahan dan dia merasa kekalahan itu akan jadi pelajaran berharga.

Tak hanya itu, Spalletti juga menilai skuatnya lelah secara mental dan fisik. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:

 

Sedih

Menurut Spalletti, kekalahan itu mengingatkan Inter bahwa tim mereka sebenarnya belum stabil. Dia mengakui saat ini seluruh skuat Inter merasa sedih karena sudah lama Inter tak merasakan kekalahan.

“Kami merasa sedih karena setelah tujuh kemenangan beruntun, kami membuat fan kami terbiasa dengan perasaan yang berbeda [rasa menang],” ungkap Spalletti di tribalfootball.

“Pertandingan ini mengatakan bahwa kegagalan masih membayangi kami dan belum sepenuhnya hilang, ini akan jadi bekas luka kami. Kami harus lebih berkomitmen dan memberikan segalanya.”

 

Analisis

Lebih lanjut, Spalletti juga bertanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut. Dia sudah melihat ulang jalannya pertandingan bersama analis sepak bola dan memahami beberapa kesalahan yang seharusnya tak terjadi.

“Analisis dimulai dari saya dan soal apakah saya sudah melakukan pekerjaan saya dengan benar. Berdasarkan jalannya pertandingan itu, saya melihat keputusan salah yang saya buat.”

“Hasil pertandingan itu mengatakan demikian, tetapi saya tak boleh terpuruk. Kekuatan emosional, mental dan fisik yang kami tampilkan di laga tersebut juga terkuras karena laga kontra Barcelona,” tandas dia.

Baca Juga:   Kylian Hazard Tak Dukung Kakaknya Pindah ke Madrid