Inter Gagal Menang Lagi, Spalletti Tak Bisa Berkata-kata

Rekanbola – Klub raksasa Italia, Inter Milan, kembali gagal memetik poin penuh dalam laga lanjutan Serie A yang digelar hari Minggu (26/8) kemarin. Sang pelatih, Luciano Spalletti, sampai kebingungan harus berkata apa.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Nerazzurri diyakini bisa mengalahkan Torino pada laga pekan ketiga Serie A. Apalagi setelah mereka berhasil mencetak dua gol pada babak pertama melalui aksi Ivan Perisic dan Stefan de Vrij.

Unggul dua gol di babak pertama tentu saja membuat para penggemar yakin bisa melihat tim kesayangannya bisa meraih kemenangan. Sayangnya harapan tersebut buyar setelah Andrea Belotti dan Soualiho Meite menjebol gawang Inter di babak kedua.

Scroll ke bawah untuk membaca komentar Luciano Spalletti soal performa Inter Milan.

Tak Punya Penjelasan

Ivan Perisic.

Spalletti sendiri sampai kebingungan memberi penjelasan atas buruknya penampilan anak asuhnya di babak kedua. Eks nahkoda AS Roma tersebut juga mengaku terkejut dengan skema serangan yang dilancarkan oleh skuat asuhan Walter Mazzari itu.

“Tidak mudah menjelaskan kenapa kami tersesat di babak kedua, karena kami terkejut dengan skema umpan panjang dari lini tengah,” ujar Spalletti usai pertandingan kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga : AS Roma Siap Lepas Kevin Strootman 

 

“Kami tidak membuat pertimbangan tepat terhadap bola dan tidak ada lagi penjelasan lainnya. Sulit untuk menjelaskan bagaimana kami kebobolan gol ini, tetapi cukup jelas realitanya, tim kesulitan menghadapi tekanan,” lanjutnya.

Bukan Anti-Juve

Miralem Pjanic Bersama Para Pemain Juventus Lainnya

Beberapa waktu sebelumnya, banyak kalangan yang menilai bahwa Inter merupakan pesaing berat sang juara bertahan Serie A, Juventus. Menanggapi hal tersebut, Spalletti mengatakan bahwa itu membuat tekanan untuk timnya.

Baca Juga:   Transfer Higuain, Juve Tunggu Tawaran AC Milan

Baca Juga : Highlights Serie A: Inter Milan 2-2 Torino

 

“Cukup baik saat anda bilang Inter adalah anti-Juve, tetapi pertama-tama anda harus menjadi anti-Napoli, Roma, dan Lazio. Karena anda berkata seperti itu dan menaruh semuanya ke pundak saya,” tambahnya.

“Saya beri tahu anda, kami bukanlah anti-siapapun, tetapi tidak berarti saya tidak memiliki kepercayaan terhadap potensi skuat saya. Media melakukan tugasnya, tetapi itu membuat tekanan,” pungkasnya.

Setelah ini, Nerazzuri akan menjalani persiapan untuk menghadapi Bologna dalam laga pekan ketiga Serie A hari Sabtu (1/9) mendatang. Pertandingan tersebut akan berlangsung di markas Bologna, Renato Dall’Ara.