Inter Kalah Lagi, Spalletti Sulit Cari-cari Alasan

Rekanbola – Dua kekalahan sudah ditelan mentah-mentah oleh Inter Milan dari empat partai Serie A di musim ini. Sang pelatih, Luciano Spalletti, tidak ingin mencari pembenaran atas buruknya penampilan klubnya tersebut.

Pada hari Sabtu (15/9) kemarin, Mauro Icardi kembali menelan kekalahan di Serie A. Menghadapi tim promosi, Parma, Nerazzurri tumbang dengan skor 1-0 berkat gol dari Federico Dimarco.

Hasil buruk itu seperti menambah pilu di hati para penggemarnya, sebab pada partai pembuka beberapa pekan lalu Inter juga kalah dari Sassuolo. Sejauh ini Nerazzurri baru meraih satu kemenangan, yakni saat bertemu Bologna beberapa pekan lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca komentar Luciano Spalletti.

 

Sulit Cari-cari Alasan

Spalletti sendiri kesulitan untuk mencari-cari alasan atas kekalahan Inter Milan kali ini. Ia pun menuntut anak asuhnya untuk menunjukkan penampilan yang lebih baik pada laga-laga selanjutnya.

“Inter bermain di San Siro, di depan para pendukung ini setelah dua kekalahan dari empat pertandingan. Semakin sulit untuk mencari alasan. Kami harus bermain lebih baik,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Bahkan di saat kami bermain baik dan hampir tidak membuat Parma berbuat sesuatu, sebab saya pikir mereka mendapatkan lebih banyak peluang melawan Juventus, kami kebobolan gol sederhana nan luar biasa,” tambahnya.

 

Tanggung Jawab Spalletti

Baginya, buruknya performa penggawa Nerazzurri merupakan tanggung jawab pribadinya. Maka dari itu, ia akan segera menganalisis untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik timnya di laga yang akan datang.

“Sekarang kami harus menganalisis permainan seperti ini sesegera mungkin, dan menyadari bahwa kami punya kapabilitas yang jauh lebih baik dari ini,” tambahnya.

Baca Juga:   Chelsea Salah Langkah, Hazard Akan Pergi

“Bila pemain tampil di bawah kapabilitasnya, maka itu tanggung jawab pelatih,” tutupnya.

Selanjutnya, mereka akan menjalani laga perdana di Liga Champions melawan Tottenham hari Selasa (18/9) mendatang. Partai tersebut berlangsung di markas kebanggaan Inter Milan, Giuseppe Meazza.