Jadi Saksi Frederich Yunadi, Babak Baru Setnov dengan Mantan Pengacaranya

 

Rekanbola.com – Usai menjadi saksi untuk dokter spesialis penyakit ginjal Bimanesh Sutarjo, kini terdakwa Setya Novanto harus kembali ke ruang sidang di Pengadilan Tipikor sebagai saksi untuk Fredrich Yunadi.

Kasusnya masih sama yakni soal upaya mantan kuasa hukumnya itu agar dia gak ditahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada (16/11/2017)

Menurut keterangan dari Jaksa M Takhir Suhan, selain Novanto ada pula istrinya Deistri Astriani Tagor dan dokter Glen S. Dunda. Nama yang terakhir disebut merupakan dokter spesialis jantung di RS Premier Jatinegara.

Kira-kira apa aja ya yang ingin digali jaksa dari ketiga saksi ini?

1. Jaksa ingin mengonfrontir keterangan Novanto dengan Fredrich Yunadi

Jadi Saksi Frederich Yunadi, Babak Baru Setnov dengan Mantan Pengacaranya

Fredrich sempat menjadi kuasa hukum bagi mantan Ketua DPR itu sejak bulan Juli hingga Desember 2017. Advokat berusia 67 tahun itu tersohor karena pernah membantu Komjen (Pol) Budi Gunawan lolos dari status tersangka KPK ketika menghadapi gugatan pra-peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kepada IDN Times, Fredrich pernah mengisahkan ia terpaksa mundur dari tim kuasa hukum Novanto, karena ia mengibaratkan ada dua nakhoda dalam pembelaan kasus mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Namun, dalam persidangan pada Jumat pekan lalu, terungkap Fredrich gak suka dengan kuasa hukum Novanto lainnya, Maqdir Ismail yang masuk ke dalam tim belakangan. Hal itu terkuak ketika JPU memutar hasil sadapan pembicaraan Fredrich di telepon pada (18/12/2017).

“Saya gak suka dengan Maqdir. Firman (Wijaya) itu diterima (jadi kuasa hukum) karena dia berpura-pura jadi anak buahnya Maqdir,” ujar Fredrich di rekaman itu.

Baca Juga:   Kalah dari Leicester, Sarri: Chelsea Main Bagus Selama 55 Menit

Novanto mengonfirmasi itu suara milik Fredrich. Tapi hal tersebut dibantah oleh Fredrich sendiri. Dalam persidangan sebelumnya, Novanto membantah mengetahui adanya rekayasa peristiwa tabrakan mobil Toyota Fortuner dengan tiang lampu.

“Masak Ketua DPR membuat rekayasa seperti itu. Gak masuk akal,” kata Novanto.

Kemungkinan besar jaksa akan mengonfirmasi kepada Novanto soal permintaan Fredrich ke Bimanesh agar diagnosa perawatannya di rumah sakit diubah dari sakit hipertensi menjadi kecelakaan.

2. Jaksa ingin mengonfirmasi riwayat penyakit jantung Setya Novanto

Jadi Saksi Frederich Yunadi, Babak Baru Setnov dengan Mantan Pengacaranya

Dalam sidang hari ini, salah satu saksi yang dihadirkan adalah dr. Glen, yang pernah merawat Novanto ketika dirawat di RS Premier Jatinegara. Novanto diketahui memang pernah menjalani operasi pemasangan ring jantung.

Dalam persidangan yang digelar pada (23/4) lalu, Glen sempat menyebut kalau Novanto meminta agar dirujuk dan dirawat oleh dokter Terawan di RSPAD.

“Pak Novanto pernah menyampaikan ingin dirujuk ke dokter Terawan karena ada penyempitan saluran nafas,” ujar Glen.

Tapi hal itu urung dilakukan, karena kondisi Novanto belum stabil. Ia pernah dirawat di RS Premier Jatinegara pada 17 September – 2 Oktober 2017 dengan keluhan penyakit jantung, vertigo, dan hipertensi.

Keluar dari rumah sakit, Novanto diberikan data medis berupa data penunjang laboratorium, pemasangan ring dan data kesehatan sejak awal masuk hingga ia keluar. Data itu bersifat rahasia dan hanya diberikan ke keluarga. Namun, diduga data ini lah yang diminta Fredrich lalu diserahkan ke Bimanesh sebagai bahan diagnosa.

3. Istri Setya Novanto kemungkinan kembali di-kroscek soal peristiwa tabrakan

Jadi Saksi Frederich Yunadi, Babak Baru Setnov dengan Mantan Pengacaranya

Istri Novanto Deistri Astriani sudah pernah dimintai keterangannya untuk terdakwa Bimanesh Sutarjo. Saat itu, ia mengaku suaminya baru sadar ketika dipindah ke RSCM. Padahal, Deistri juga mengakui kalau suaminya itu sempat beberapa kali muntah saat dirawat di RS Medika Permata Hijau.

Baca Juga:   Sarri Pastikan Loftus-Cheek Tak Dilepas Bulan Januari

Deistri juga mengonfirmasi tiga kamar VIP di RS Medika Permata Hijau disiapkan oleh Fredrich. Selain untuk perawatan Novanto, dua kamar lainnya disiapkan untuk keluarga dan ajudan Novanto, Reza Pahlevi.

Padahal, Fredrich pernah membantah hal tersebut. Kemungkinan besar informasi itu akan dikonfrontir langsung ke Deistri.

(Sumber : news.idntimes.com)

Baca Juga :