Jakarta Utara Tenggelam 2050, Apa Kata Anies?

rekanbola – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersikukuh kalau kebijakan pemerintahannya memeriksa sumur resapan di gedung bertingkat merupakan solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan penurunan permukaan tanah di Jakarta.

“Saya udah bilang berkali kali. Kenapa kita lakukan?” kata Anies menjawab wartawan soal menurunnya permukaan tanah Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

Anies mengakui bahwa permukaan tanah di Jakarta terus turun, bahkan di Jakarta Utara turunnya hingga 25 sentimeter seperti penilitian para ahli yang diberitakan BBC News Indonesia. Diperkirakan Jakarta Utara akan ‘tenggelam’ pada 2050.

Mantan Mendikbud itu mengakui bahwa salah satu penyebabnya adalah penggunaan air tanah dalam jumlah besar oleh pengelola gedung-gedung bertingkat, sehingga alam hilang keseimbangan dan permukaannya menurun.

Dilansir BBC, Doktor geodesi ITB, Heri Andreas mengungkapkan upaya yang dilakukan Pemprov DKI tidak cukup untuk mengatasi penurunan permukaan tanah. “Jika ingin penurunan tanah berhenti, gedung-gedung dan rumah-rumah di Jakarta harus benar-benar berhenti mengambil air-tanah dalam dan beralih mencari sumber air bersih lain”.

Pesisir Jakarta (BBC)

Heri lantas menyebut solusi Anies tersebut “salah kaprah”. Pasalnya sumur resapan yang ada di Jakarta hanya dapat mengembalikan air ke sumber air tanah dangkal, “yang kedalamannya hanya beberapa meter, atau beberapa puluh meter saja”.

Alhasil, sumur resapan, dikatakan Heri tidak akan mengganti air tanah dalam, sehingga upaya yang dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta itu, “sama sekali tidak mempengaruhi dan mencegah penurunan permukaan tanah”.

Menurut Anies, masyarakat tak usah terlalu panik lantaran ada pemberitan soal persoalan tersebut. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan pihaknya, upaya yang dilakukan Pemprov DKI akan menghadirkan solusi terbaik.

Baca Juga:   Pro Kontra Dunia Usaha Tanggapi Pemindahan Ibu Kota ke Luar Jakarta

“Jangan hanya karena ditulis media asing jadi, oh iya ya,” pungkasnya.