James Ungkap Pedihnya Tinggalkan Real Madrid

Rekanbola – James Rodriguez belum lama ini membuka diri soal apa yang ia rasakan begitu harus meninggalkan Real Madrid di musim panas.

Top skorer Piala Dunia 2014 disambut dengan gegap gempita ketika ia direkrut dari AS Monaco di tahun yang sama.

Performanya begitu memikat kala masih diasuh Carlo Ancelotti, namun mendadak perannya mulai dikurangi begitu klub ditangani oleh Rafael Benitez.

Situasi James kian tak menentu begitu Zinedine Zidane menjadi pelatih kepala. Tak tahan terus dicadangkan, sang gelandang akhirnya menerima tawaran peminjaman dua tahun dari Bayern di musim panas lalu.

“Saya tahu saya akan meninggalkan klub. Laga terakhir melawan Sevilla seperti menjadi kesempatan saya mengucap terima kasih pada semua orang. Itu sangat sulit,” tutur James di El Chiringuito.

“Ketika saya pulang, saya bilang ke putri saya yang berusia empat tahun: ‘Kemari, ayah ingin bicara’. Saya bilang: ‘Kita akan pindah ke kota lain. Kamu akan pindah sekolah, kita takkan tinggal di rumah ini lagi’, dan dia menangis tersedu-sedu.”

“Sulit sekali, hati saya sakit. Saya selalu datang dengan senyuman di ruang ganti dan akrab dengan rekan-rekan. Saya kira mereka juga menyukai saya. Saya juga punya hubungan khusus dengan fans.”

“Mereka selalu bilang: ‘James, bertahan’. Saya merasakan perhatian mereka. Saya sangat mencintai fans Madrid, karena mereka, seperti saya, selalu ingin menang.”

BACA JUGA :

Hasil gambar untuk MInion logo

Baca Juga:   Guardiola: Saya Tak Akan Balik ke Barcelona