Jangan Aktifkan Rem Tangan Terlalu Lama, Bisa Berbahaya

REKANBOLA – Rem tangan berfungsi membantu mobil berhenti, saat parkir atau sedang berhenti di lampu pengatur lalu lintas. Fitur ini dibuat, untuk memastikan kendaraan tidak bergerak.

Namun, terlalu lama mobil diparkir dengan menarik rem tangan, ada bahaya yang belum banyak orang tahu. Dikhawatirkan, kampas rem bisa terlepas dari pelat atau besi penyangganya.

Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, Kamis 20 Juni 2019, kampas rem yang terlepas biasa terjadi pada rem belakang yang masih menggunakan model tromol.

Saat rem tangan aktif, kampas menempel dengan tromol. Jika hal ini berlangsung dalam jangka waktu lama, maka ada potensi kampas melekat pada dinding tromol. Kotoran dan karat juga bisa jadi penyebab, mengapa kampas tidak balik ke posisi semula saat rem tangan dinonaktifkan.
Saat pengemudi mengira rem tangan sudah tidak aktif dan mulai menginjak pedal gas, maka putara tromol akan membuat kampas rem terlepas dari dudukannya.
Soal berapa lama waktunya, semua itu tergantung dari kondisi mobil itu sendiri. Pada mobil baru, kemungkinan kampas menempel pada tromol tidak sebesar mobil yang usianya lebih dari lima tahun.

Meski demikian, dianjurkan untuk menggantikan fungsi rem tangan dengan ganjal, apabila mobil tidak digunakan dalam jangka waktu beberapa bulan.

Baca Juga:   Tingginya Imajinasi Anak Indonesia soal Desain Mobil