Jarang Diketahui Dunia! Negara Unik Ini Memiliki Penduduk 32 Wanita Saja. Parahnya Di Sana Tidak Ada Penjara Walau Tingkat Kriminalitas Sangat Tinggi!

Rekanbola.com – Kalau Sobat Cerpen pindah ke sana mau gak?

Setiap negara memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Misalnya Indonesia terkenal kaya akan ribuan pulau. Dan kali ini Cerpen akan membahas negara yang hanya memiliki 32 wanita saja dari jumlah pria yang mencapai 540 orang.

Negara apakah itu?

Negara itu adalah Vatikan, Vatikan merupakan kota suci bagi umat Katolik. Perbandingan kuantitas itu berdasarkan statistic terbaru yang diumumkan negara terkecil di dunia itu. Dari 572 warga yang memiliki paspor Vatikan, 306 di antaranya adalah diplomat, 86 orang penjaga Swiss, 73 kardinal, 31 orang wam dan biarawati. Hanya 233 yang menetap di Vatikan.

Kota kecil itu hanya memiliki 221 penduduk dan mayoritas dari mereka adalah pastor, biarawan atau biarawati, hal ini didasarkan pada statistic yang dipublikasikan Tahta Suci Vatikan, yang bertepatan dengan peraturan baru terkait ijin masuk mobil di kota yang padat tersebut. Karena itu, negara bakal membatasi mereka yang bukan merupakan penduduk setempat kecuali mereka memiliki paspor khusus.

 

Namun demikian, ternyata ada beberapa hal lain tentang Vatikan yang tidak terlalu sering diketahui orang. Misalnya, tidak ada satupun warga Vatikan yang lahir dalam negara itu. Berikut ini adalah sejumlah fakta menarik tentang Vatikan:

1. Negara Terkecil Sedunia

Kota-negara merdeka ini hanya seluas 44 hektar, sehingga bahkan lebih kecil daripada taman Centennial Park di Sydney yang seluas 189 hektar. Walaupun terkecil, negara itu memiliki kantor pos sendiri (maupun perangko sendiri), stasiun kereta, stasiun radio, bendera, dan lagu kebangsaan. Negara itu bahkan mencetak sendiri mata uang euro mereka, yang diberi gambar kepala Paus.

Baca Juga:   5 Cara Membahagiakan Orangtua yang Sudah #JagainKamu Sampai Dewasa

 

2. Warga Kelahiran Luar Negeri

Untuk menjadi warganegara sana, seseorang harus bekerja di sana. Kewarganegaraan tidak dijamin berdasarkan tempat kelahiran, tapi hanya mereka yang bekerja di sana. Dengan demikian, jika seseorang kehilangan pekerjaannya, maka kewarganegaraannya pun dicabut dan orang-orang yang bukan warga manapun secara otomatis menjadi warga negara Italia.

 

3. Tak Selalu Kediaman Paus

Sebelum berkedudukan di Vatikan, para Paus tinggal di Istana Lateran, di seberang Vatikan dan masuk dalam kota Roma. Pada 1309, tahta Paus pindah ke Avignon, Prancis. Ketika kembali ke Roma pada 1377, Istana Lateran musnah dalam kebakaran dan kepausan dipindahkan ke Vatikan.

4. Pengawal Bangsa Swiss

Pengawal Swiss untuk Kepausan yang bertanggungjawab atas keselamatan Paus dibentuk pada 1506 oleh Paus Julius II. Untuk terpilih melakukan itu, persyaratannya adalah pria bujang Katolik warga Swiss berusia antara 19 dan 30 tahun, setidaknya setinggi 174 cm. Orang itu juga harus memiliki pelatihan dasar militer Swiss. Mereka biasanya terlihat menjaga titik-titik pemeriksaan dan ikut serta dalam upacara-upacara. Seragamnya berwarna biru muda, merah, oranye, dan kuning.

 

5. Angka Kriminalitas Tertinggi

Waspada bepergian ke sana, karena kebanyakan kejahatan di sana adalah pencopetan. Dengan begitu banyaknya turis, Vatikan menjadi surga bagi pencopet dan perampas. Menurut beberapa orang, hal itu disebabkan oleh ketiadaan penjara jangka panjang. Tapi, ada juga kejahatan-kejahatan besar. Pada 2007, Vatikan pertama kalinya memiliki kasus terkait narkoba ketika seorang pegawai kedapatan memiliki kokain.

 

Baca Juga :

 

Baca Juga:   Gaya seksi 10 seleb saat fitnes ini bikin cowok keringatan deh

Hasil gambar untuk MInion logo