Jasmi selundupkan sabu dalam pembalut untuk napi Lapas Bangkinang

Rekanbola – Jasmi (31) ditangkap petugas sipir Lembaga Permasyarakatan Klas II B Bangkinang Kabupaten Kampar, Riau. Dia kedapatan membawa sabu saat akan mengunjungi salah satu narapidana. Wanita itu menyelipkan sabu 4,5 gram di dalam pembalut untuk mengelabui petugas.

Setelah diamankan, Jasmi langsung diserahkan ke Satres Narkoba Polres Kampar, pada Rabu (29/8) sekitar pukul 15.30 Wib. Warga Desa Plamboyan Gang Berkah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar itu kini berurusan dengan polisi.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira menceritakan, Jasmi bersama temannya Hendri Putra (24) warga Desa Muara Mahat, Kecamatan Tapung, ingin memberikan barang haram tersebut kepada Fery Pernando (28), tahanan Lapas Kelas II B Bangkinang.

“Dari tangan mereka berhasil diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu yang dibungkus plastik bening berat kotor 4,5 gram, pembalut wanita, plastik merek tessa, handphone Xiomi,” kata Andri, Kamis (30/8).

Dia menceritakan kronologinya. Terungkapnya kasus itu, ketika Jasmi dan Hendri hendak mengunjungi Fery yang merupakan penghuni Lapas Bangkinang. Namun saat dilakukan pemeriksaan petugas sipir menemukan 1 paket sabu yang dibungkus plastik bening disimpan dalam pembalut wanita itu.

“Kemudian pihak Lapas langsung menghubungi tim anggota Satuan Reserse Narkoba. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju Lapas Bangkinang, untuk mengamankan ketiga pelaku itu,” ucap Andri.

Saat ini, Jasmi, Hendri dan Fery dibawa ke Mapolres Kampar untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Upaya penyelundupan narkoba ke Lapas Bangkinang ini sudah berulang kali digagalkan.

“Para pelaku dan barang bukti kita bawa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 2000 ini.

Baca Juga:   2.000 Gram sabu, 24.819 ekstasi asal Perancis & Belgia dimusnahkan BNN